Cara Pemkab Banyuwangi Tangani Kemiskinan Curi Perhatian Bupati Karangasem Bali

oleh -655 Dilihat

Foto: Ist/Pemkab Banyuwangi

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Berbagai program kemiskinan yang dilakukan Pemkab Banyuwangi mendapat perhatian dari Bupati Karangasem, I Gede Dana. Bupati Gede berkunjung ke Banyuwangi berbagi pengalaman penanganan kemiskinan bersama Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah, Selasa (5/12/2023).

Bupati Gede yang datang bersama Wabup I Wayan Artha Dipa menjelaskan bahwa Karangasem tertarik untuk mempelajari langkah strategis yang telah diambil Banyuwangi untuk menangani kemiskinan. 

“Kami membawa SKPD terkait dengan penanggulangan kemiskinan, seperti Dinas Sosial, PPPA dan PPKB, serta Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah. Kami tertarik bagaimana Banyuwangi bisa mengurangi khususnya angka kemiskinan ekstrim,” kata Gede Dana. 

Wabup Sugirah menjelaskan bahwa Banyuwangi mendapatkan Dana Insentif Fiskal Kinerja (DIFK) penghapusan kemiskinan ekstrem senilai Rp6,71 miliar dari pemerintah pusat. 

“Penghargaan tersebut diberikan karena Banyuwangi dinilai berhasil dalam pengentasan kemiskinan. Angka kemiskinan ekstrem di Banyuwangi menurun signifikan, dari 3,73 persen pada tahun 2020 menjadi 0,99 persen pada tahun 2022,” kata Sugirah.

Sugirah lalu menjelaskan bahwa strategi makro penanggulangan kemiskinan mencakup pendekatan struktural dan kultural.

“Kunci sukses pengentasan kemiskinan bukan hanya tugas dinas sosial, tetapi melibatkan semua dinas terkait,” kata Sugirah. 

Kepala Bappeda Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono menambahkan, pendekatan struktural terkait peningkatan pendapatan masyarakat melalui proyek-proyek yang melibatkan mereka secara langsung, sementara pendekatan kultural memfokuskan pada pemotongan mata rantai kemiskinan misalnya pemberian beasiswa kepada anak-anak miskin.

Banyuwangi juga memiliki basis data kemiskinan yang disebut Unit Gawat Darurat Kemiskinan yang merupakan langkah inovatif untuk mengatasi kasus kemiskinan. 

“SKPD diwajibkan mengacu pada data UGD Kemiskinan dalam melaksanakan programnya, dan pencapaian mereka akan dievaluasi secara periodik,” ujarnya.

Baca Juga :  Hasil Tes CPNS Ponorogo Diumumkan Pekan Depan

Acara kunjungan tersebut diakhiri dengan pertukaran cindera mata sebagai tanda persahabatan antara kedua pemerintah kabupaten. (bkj)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.