#BangkitBersama Tangani COVID-19, GoTo Donasikan 95 Unit Bagi Pemkab dan Pemkot di Jatim

oleh

Boy Arno – Head, Public Policy & Government Relations Gojek wilayah Jawa Timur bersama dengan Ahmad Muhdlor Ali – Bupati Sidoarjo. Dalam acara serah terima bantuan alat konsentrator oksigen kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai bagian dukungan #bangkitbersama dalam menangani COVID-19.

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia yang menaungi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial, kembali mendukung Pemerintah dalam penanganan COVID-19 dengan mendonasikan lebih dari 1.000 konsentrator oksigen. Melalui kolaborasi dan gotong royong, konsentrator oksigen akan disalurkan secara bertahap ke berbagai rumah sakit maupun fasilitas kesehatan (faskes) untuk memenuhi kebutuhan pasokan oksigen.

Konsentrator oksigen sendiri adalah perangkat untuk menghilangkan kandungan nitrogen yang ada di udara sehingga menghasilkan oksigen murni hingga 96%.

GoTo, melalui organisasi nirlaba Yayasan Anak Bangsa Bisa , menyerahkan 10 unit konsentrator oksigen bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada Kamis (26/08/2021) yang diterima langsung oleh Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Sidoarjo. Secara keseluruhan, Provinsi Jawa Timur akan mendapatkan 95 unit yang didistribusikan juga ke Pemkot Surabaya, Pemkot Malang, Pemkab Jombang, dan Pemkot Madiun.

Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Sidoarjo mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan konsentrator oksigen yang diberikan oleh pihak GoTo dalam penanganan pandemi COVID-19.

“Hari ini GOTO Indonesia memberikan bantuan berupa konsentrator oksigen bagi Kabupaten Sidoarjo. Harapannya bisa diikuti oleh teman-teman pengusaha lainnya karena Pandemi ini tidak akan selesai tanpa kolaborasi yang masif dari semua stakeholder yang ada termasuk masyarakat juga harus menguatkan satu dengan yang lainnya,” ujarnya disela penyerahan bantuan.

Ditambahkan, pandemi ini belum usai meski angka penurunannya cukup tinggi. Oleh karena itu, jangan jumawa dan tetap jaga dan patuhi protokol kesehatan. Kita akan pikirkan konsentrator oksigen ini akan ditempatkan dimana, namun yang jelas pilihannya rumah sakit atau puskesmas karena memang dibutuhkan disana.

Pada tahap sebelumnya, GoTo telah menyerahkan 200 unit konsentrator oksigen kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), yang dilanjutkan dengan penyerahan 175 unit ke Pemprov Jabar serta 65 unit ke Pemkot Yogyakarta, Pemkab Bantul, Sleman dan Kulon Progo serta Pemkot Surabaya sebanyak 35 unit.

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari semangat gerakan #BangkitBersama, yang diinisiasi oleh GoTo, sebuah gerakan yang bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia dalam penanganan COVID-19 melalui ekosistem GoTo, dan mendukung masyarakat, termasuk UMKM dan Pekerja Sektor Informal, untuk dapat bangkit kembali seusai pandemi COVID-19, sekaligus membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Di dalam program bantuan konsentrator oksigen ini, GoTo juga turut menggandeng Sequoia India serta sejumlah startup di bawah naungan perusahaan modal ventura.

Sementara itu, Chief Public Policy and Government Relations, GoTo, Shinto Nugroho menyampaikan, penanganan COVID-19 membutuhkan semangat gotong royong yang telah menjadi jati diri bangsa Indonesia. pihaknya berharap dukungan kami dapat meringankan upaya Pemerintah dalam menanggulangi COVID-19.

“Donasi konsentrator oksigen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami sejak awal pandemi terhadap kesiapan dalam penanganan COVID-19 melalui pendekatan yang sistematis dalam mendukung Pemerintah, tenaga medis, mitra, dan karyawan,” kata Shinto seraya menambahkan, konsentrator oksigen merupakan salah satu dukungan kami dalam aspek perawatan (treatment), setelah sebelumnya telah meluncurkan Rumah Oksigen Gotong Royong” yang menyuplai oksigen bagi warga terpapar COVID-19 dengan gejala sedang.

Upaya gotong royong GoTo lainnya dalam gerakan #BangkitBersama adalah mendirikan Rumah Oksigen Gotong Royong pertama dibangun di Pulogadung, Jakarta Timur, yang merupakan inisiasi dari GoTo, KADIN Indonesia, Samator, Master Steel, dan didukung oleh Tripatra, Halodoc dan Yayasan Anak Bangsa Bisa. Fasilitas ini memiliki 500 tempat tidur perawatan, dan masing-masing tempat tidur perawatan mendapat akses oksigen yang langsung disuplai dari pabrik gas Samator. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *