Anlene Berkolaborasi Wujudkan Lansia Sehat, Aktif, dan Bahagia

oleh -914 views

Peringatan Hari Lansia Nasional dilakukan  dengan webinar dan mendatabhkan sejumlah pembicara hasil kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), dan komunitas lansia untuk memberdayakan peran dan potensi lansia, Jumat (28/05/2021

KILASJATIM.COM, Jakarta –
Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2021, Fonterra Brands Indonesia, melalui Anlene, bersinergi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), dan komunitas lansia untuk memberdayakan peran dan potensi lansia, serta mengajak masyarakat mendukung lansia agar mencapai kehidupan yang sehat, aktif, dan bahagia.

dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kementerian Kesehatan RI dalam kesempatan peringatan Hari Lansia Nasional secara virtual mengatakan, usia Harapan Hidup (UHH) diperkirakan akan terus meningkat, dan menyebabkan jumlah penduduk lanjut usia akan bertambah.

“Saat ini, kelompok usia lanjut di Indonesia telah berada di atas 7 persen dari total keseluruhan penduduk. Jika angkanya sudah mencapai 10 persen, Indonesia akan berubah menjadi negara dengan struktur penduduk tua (ageing population),” ujar dr. Riskiyana seraya menambahkan, kondisi lansia yang sehat, bugar dan produktif ditentukan salah satunya oleh aktifitas fisik yang dilakukan secara Baik, Benar, Terukur dan Teratur (BBTT) sejak usia dini.

“Pada tahun 2017, Pemerintah menerbitkan Inpres nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk mendorong masyarakat Indonesia melakukan pembudayaan aktivitas fisik, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pola makan gizi seimbang dan deteksi dini penyakit agar masyarakat Indonesia sehat, bugar dan tertap produktif di Usia Lanjut,” jelasnya.

Sementara dr. Bagus Putu Putra Suryana, SpPD-KR, Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) menginformasikan, orang dengan usia lanjut memiliki risiko berbagai ancaman penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, dan lainnya termasuk osteoporosis.

” Osteoporosis masih menjadi masalah global yang berkembang, lebih dari 10 juta orang di seluruh negeri diperkirakan menderita osteoporosis.. Lansia adalah salah satu kelompok risiko Osteoporosis karena seiring bertambahnya usia kita kehilangan lebih banyak kepadatan tulang. Jika kehilangan kepadatan tulang terjadi secara terus menerus akan menyebabkan osteoporosis sehingga berisiko mengalami patah tulang,” urainya.

Untuk mencegah osteoporosisi bisa dilakuka dengan mengonsumsi kalsium yang cukup dengan takaran 1.000 miligram setiap hari untuk wanita berusia di bawah 50 tahun dan pria berusia di bawah 70 tahun, serta 1.200 miligram setiap hari untuk wanita berusia di atas 50 tahun dan pria berusia di atas 70 tahun, mendapatkan vitamin D yang cukup untuk membantu penyerapan dan pemasukan kalsium ke dalam tulang, melakukan olahraga menahan beban secara teratur (bisa dimulai dengan berjalan 15-20 menit setiap harinya), mengurangi kafein dan alkohol, berhenti merokok, serta mencukupi kebutuhan nutrisi lainnya seperti kalium, protein, dan mineral agar penyerapan kalsium dan pembentukan tulang baru berlangsung optimal dalam tubuh.

dr. Siti Pariani, MS., MSc., PhD., FISPH, FISCM, Ketua dan Pendiri Komunitas Lansia Sejahtera Surabaya yang hadir sebagai pembicara sangat menyadari kondisi lansia di Indonesia yang memiliki sejumlah tantangan karena karakteristik mereka sudah berbeda dibandingkan dengan saat masih muda.

“Komunitas Lansia Sejahtera Surabaya, didukung Anlene, ingin memastikan para lansia untuk tetap melakukan aktivitas fisik secara optimal agar seluruh organ tubuh tetap berfungsi dan mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Aktivitas fisik untuk lansia bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing dengan intensitas sedang seperti jalan kaki jarak dekat, membersihkan rumah, bersepeda santai, naik tangga, hingga berkebun. Selain itu, lansia juga perlu melakukan olah pikir seperti membaca buku dan belajar hal baru, olah rasa seperti membantu orang lain dan menjadi orang yang sabar, olah raga dengan melakukan aktivitas fisik, serta olah spiritual dengan mendekatkan diri dan mengharapkan ridho dari Tuhan Yang Masa Esa,” tukasnya.

dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kementerian Kesehatan RI

T.A. Erjinyuare Amigo., M.Kep., Ns.Sp.Kep.Kom, Direktur Litbang Yayasan Indonesia Ramah Lansia mengatakan, edukasi mengenai kesehatan merupakan faktor penting agar lansia dapat menjaga kesehatan secara mandiri.

“Di Yayasan Indonesia Ramah Lansia, kami senantiasa mengadakan edukasi mengenai kesehatan pada lansia secara rutin. Pada momen Hari Lanjut Usia Nasional tahun ini yang bertema Lanjut Usia Bahagia Bersama Keluarga kami juga ingin merayakan para lansia yang telah senantiasa menjaga kesehatan tulang, sendi dan otot dan menerapkan pola hidup sehat yang aktif hingga usia lanjut dan didukung oleh pendampingan dari keluarga,” urainya.

“Anlene berkomitmen mendukung kesehatan masyarakat Indonesia mencapai salah satu pilar utama dari “Sehat, Aktif dan Bahagia” untuk mendapatkan kualitas hidup lebih baik. Salah satunya dengan menyediakan nutrisi susu berkualitas tinggi melalui Anlene Gold Plus yang diformulasikan khusus untuk mendorong kesehatan tulang yang optimal dan memenuhi berbagai kebutuhan konsumen lansia Indonesia dalam upaya mereka untuk hidup aktif dan sehat. Anlene Gold Plus mengandung kalsium untuk tulang, kolagen + vitamin c untuk persendian, protein untuk otot, serat tinggi dan rendah kolesterol untuk menjaga kolesterol dalam darah, sumber kalium untuk menjaga tekanan darah, tanpa tambahan gula sehingga aman bagi penderita diabetes (rasa manis berasal dari susu) dan merupakan satu-satunya susu dewasa yang disetujui oleh BPOM untuk kolesterol rendah,” papar Rhesya Agustine, Marketing Manager Anlene, Fonterra Brands Indonesia.

Sebagaimana diketahui, digelarnya acara ini bertepatan dengan Hari Lanjut Usia Nasional 2021, Anlene mengadakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan mulai dari 25 Mei hingga 29 Mei 2021 untuk memberdayakan peran dan potensi lansia.

“Rangkaian kegiatan ini sekaligus merupakan bagian dari gerakan ‘Ayo Indonesia Bergerak’ yang diluncurkan sejak 2018 lalu, untuk menunjukkan dukungan Anlene terhadap upaya pemerintah melawan sedentari dan mendorong masyarakat Indonesia untuk lebih aktif, terutama bagi lansia. Anlene percaya untuk mewujudkan lansia yang sehat, aktif, dan bahagia bisa dicapai dengan sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, organisasi masyarakat serta pihak swasta seperti Anlene,” pungkasnya. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.