de Red FC Resmi Diluncurkan, Aji Santoso Dipercaya Arsiteki Tim di Liga 2

oleh -304 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Tim de Red FC saat launching team di Graha Pena Surabaya. (Foto: kilasjatim.com)

KILASJATIM.COM, Surabaya – de Red FC resmi diperkenalkan ke publik sebagai klub yang akan berlaga di Liga 2. Klub asal Surabaya itu menunjuk Aji Santoso sebagai pelatih untuk menahkodai perjalanan mereka di kompetisi musim ini.

Peluncuran klub dan jersey de Red FC digelar di Gedung Graha Pena, Surabaya. CEO de Red FC Daniel Rohi mengatakan klub tidak ingin sekadar hadir sebagai peserta kompetisi, tetapi membangun identitas melalui disiplin, kerja keras, kebersamaan, dan profesionalisme.

“Hari ini tidak hanya meluncurkan klub dan jersey. Kita sedang memulai perjalanan menuju kemenangan,” kata Daniel.

Menurut Daniel, jersey de Red FC bukan sekadar perlengkapan pertandingan. Ada identitas dan tanggung jawab yang melekat ketika pemain mengenakannya.

“Ketika dikenakan pemain, mereka membawa nama de Red FC dan nama Surabaya,” ujarnya saat sambutan peluncuran klub de Red FC di Graha Pena Surabaya, Kamis (10/9/2026).

Selain memperkenalkan tim, de Red FC juga memperlihatkan jearsey yang akan dipakai selama mengarungi Liga 2. (Foto; kilasjatim.com)

Daniel juga menyinggung soal suporter. Dia mengatakan de Red FC tidak ingin membentuk atau merekayasa kelompok pendukung hanya demi memenuhi kebutuhan kompetisi.

Dia berharap dukungan kepada klub tumbuh secara alami seiring perjalanan dan prestasi tim.

“Hubungan dengan orang tidak bisa dibeli. Dukungan dari nurani akan muncul ketika mereka melihat prestasi dan permainan kami,” kata Daniel.

Daniel juga memiliki gambaran tentang atmosfer sepakbola yang ingin dibangun de Red FC. Dia berharap pertandingan sepakbola bisa menjadi ruang yang ramah bagi keluarga, sekaligus tempat membangun karakter dan motivasi positif.

“Mimpi saya, olahraga sepakbola dihadiri keluarga. Stadion penuh perdamaian dan suka cita,” tuturnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, de Red FC mempercayakan tim kepada Aji Santoso. Daniel menyebut keputusan memilih Aji bukan kebetulan.

Baca Juga :  Reses di Perbatasan Surabaya–Gresik, Cak Yebe Tekankan Validitas Data

Menurutnya, jajaran senior klub akhirnya sepakat menunjuk Aji setelah melalui berbagai pembahasan mengenai arah dan masa depan de Red FC.

“Para senior akhirnya jatuh hati kepada Coach Aji,” kata Daniel.

Daniel juga menyebut komunikasi dengan Aji berlangsung intensif, bahkan hingga dini hari, untuk membahas arah klub, komposisi tim, hingga pihak-pihak yang akan terlibat.

Karena itu, kembalinya Aji ke Surabaya menjadi bagian penting dalam perjalanan de Red FC.

“Sejauh-jauhnya bangau terbang tinggi, kembali ke sarangnya. Kami sambut Coach Aji pulang ke Surabaya,” ujarnya.

Aji diharapkan mampu membawa pengalaman dan karakter kepelatihannya untuk membangun tim yang kompetitif di Liga 2. Daniel bahkan berharap perjalanan bersama Aji nantinya melahirkan pemain-pemain yang mampu menjadi bintang sepakbola Indonesia.

“Saya berharap dari pemain yang sudah dipilih Coach Aji, suatu waktu ada yang menjadi pemain terbaik di Indonesia,” katanya.

Bagi de Red FC, perjalanan di Liga 2 bukan sekadar mengejar hasil di lapangan. Klub ingin membangun fondasi melalui karakter, kerja keras, profesionalisme, dan kebersamaan.

Dari sana, de Red FC berharap prestasi dan dukungan publik Surabaya tumbuh secara alami. (cit)