Target Investasi Nasional 2027 Capai Rp2.322 Triliun, Pemerintah Dorong Penciptaan Lapangan Kerja

oleh -408 Dilihat
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani (kedua dari kanan), saat menghadiri Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Gedung DJP, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026

KILASJATIM.COM – Pemerintah menargetkan realisasi investasi nasional pada 2027 mencapai Rp2.322 triliun. Target tersebut meningkat dibandingkan sasaran investasi 2026 yang ditetapkan sebesar Rp2.041 triliun.

Peningkatan target investasi tersebut diharapkan semakin memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan investasi menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal itu tercermin dari kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2026.

“Pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026 itu sebesar 5,29 persen. Investasi menyumbang kurang lebih 39 persen dari total pertumbuhan triwulan II 2026,” ujar Rosan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Gedung DJP, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Rosan, kontribusi investasi sebesar 39 persen tersebut berada di atas kisaran normal yang umumnya berada pada level 28 hingga 29 persen. Kondisi ini menunjukkan semakin besarnya peran investasi dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Target investasi 2027 tersebut merupakan bagian dari sasaran investasi nasional sebesar sekitar Rp13.032 triliun sepanjang periode 2025-2029. Target lima tahunan tersebut meningkat sekitar 143 persen dibandingkan realisasi investasi dalam kurun waktu 10 tahun sebelumnya.

Sementara itu, realisasi investasi pada semester I 2026 telah mencapai sekitar Rp1.010,6 triliun. Capaian tersebut tumbuh 7,2 persen dan telah menyerap sekitar 1,45 juta tenaga kerja langsung atau meningkat 15 persen.

Rosan menambahkan, jumlah tenaga kerja tersebut belum mencakup kesempatan kerja tidak langsung maupun aktivitas pendukung yang muncul dari berbagai kegiatan investasi. Karena itu, dampak investasi terhadap perekonomian dinilai tidak hanya dapat dilihat dari besarnya nilai investasi yang masuk.

Pemerintah, lanjut Rosan, ingin memastikan investasi yang masuk ke Indonesia memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Investasi tidak hanya diarahkan untuk mengejar pencapaian angka, tetapi juga harus mampu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.

Baca Juga :  Diduga Dianiaya Istri, Anggota DPRD Jatim Benjamin Kristianto Lapor Polisi

“Setiap rupiah investasi harus menciptakan lapangan pekerjaan yang baik dan berkualitas. Sekaligus juga memperbaiki kualitas hidup masyarakat kita,” tegas Rosan.

Dengan target investasi yang terus meningkat, pemerintah berharap penguatan investasi dapat menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (PJO)