Kolaborasi Bank Jatim dan BPBD Bondowoso Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih

oleh -438 Dilihat

KILASJATIM,COM, Bondowoso – Krisis air bersih yang mulai dirasakan sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya Bank Jatim yang kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan melalui kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso.

Sebanyak 20 ribu liter air bersih didistribusikan ke dua desa yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air, yakni Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel, dan Desa Kemuningan, Kecamatan Taman Krocok. Penyaluran dilakukan menggunakan empat kali pengiriman mobil tangki, dengan masing-masing desa menerima 10 ribu liter air bersih.

Pimpinan Bank Jatim Cabang Bondowoso, Heru Widodo, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak musim kemarau.

Menurutnya, keterlibatan Bank Jatim dalam penanganan kebencanaan di Bondowoso bukan hal baru. Selain membantu penyediaan air bersih, Bank Jatim selama ini juga turut memberikan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan untuk berbagai kegiatan penanggulangan bencana.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat ketika mereka membutuhkan. Sinergi dengan pemerintah daerah akan terus kami lakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi warga,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Bagi warga Desa Purnama, bantuan tersebut menjadi angin segar. Selama musim kemarau mereka harus berjuang mendapatkan air dari satu-satunya sumber mata air yang debitnya terus menurun.

Tajir, warga Dusun Tugu RT 13 dan RT 14 RW 7, mengaku setiap hari harus berjalan sekitar satu hingga dua kilometer untuk mengambil air. Bahkan, untuk mengisi satu ember saja terkadang membutuhkan waktu hingga dua jam karena aliran air sangat kecil.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Setidaknya kebutuhan air untuk memasak, minum, dan keperluan sehari-hari bisa terpenuhi. Kami berharap bantuan seperti ini terus berlanjut selama kemarau,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bank Jatim HUT ke-64 di Bondowoso, Hadirkan Promo Kredit & Dorong UMKM Naik Kelas

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menjelaskan bahwa distribusi air bersih masih menjadi langkah tercepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan.

Ia menyampaikan, BPBD telah menyiapkan agenda penyaluran air bersih sepanjang Agustus hingga September dengan menggandeng berbagai lembaga, termasuk perusahaan melalui program CSR. Di saat yang sama, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan langkah jangka panjang sesuai arahan Bupati Bondowoso agar persoalan kekeringan dapat diatasi secara permanen.

Menurut Kristianto, keberhasilan penanganan kekeringan membutuhkan kerja sama semua pihak melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat.

“Kontribusi Bank Jatim menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memperkuat upaya penanganan kekeringan. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi sekaligus mendukung terwujudnya solusi jangka panjang di daerah rawan kekeringan,” pungkasnya.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.