Angin Kencang Rusak Berat Bangunan TK di Bondowoso

oleh -736 Dilihat
Petugas BPBD Bondowoso Mendatangi Gedung Sekolah Yang Ambruk Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Hujan disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan berat pada bangunan TK 2 NU yang berlokasi di Jalan Mastrip, Sumber Sata Taman, Desa Taman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Rabu (21/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso menerima laporan kejadian dari masyarakat pada pukul 15.17 WIB. Angin kencang dilaporkan menyebabkan atap ruang kelas A dan B ambruk. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Bidang Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Logistik BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, menjelaskan bangunan yang terdampak merupakan sekolah taman kanak-kanak yang berdiri sejak 2008 dan sebelumnya memanfaatkan bangunan bekas Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU).

“Sekolah ini saat ini memiliki 10 siswa dengan satu kepala sekolah dan satu guru pengajar. Kerusakan terjadi pada dua ruang kelas dengan ukuran masing-masing 5 x 5 meter dan dikategorikan rusak berat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).

Tugas menambahkan, BPBD Bondowoso telah melakukan asesmen awal di lokasi kejadian untuk mendata tingkat kerusakan serta kebutuhan penanganan lanjutan. Dalam proses tersebut, BPBD melibatkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Korwil Pendidikan Kecamatan Grujugan dan pihak sekolah.

Petugas dari Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) serta Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga diterjunkan guna melakukan pendataan lebih lanjut dan koordinasi penanganan.

Untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar TK 2 NU dialihkan ke lokasi lain. Mulai Kamis (22/1/2026), proses pembelajaran direncanakan berlangsung di Lembaga Al-Hidayah atau Kantor MWC NU setempat sambil menunggu proses perbaikan bangunan sekolah.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Awal 2026, Pemerintah Tingkatkan Kewaspadaan Tanggul Lumpur Sidoarjo

Upaya penanganan yang telah dilakukan meliputi asesmen lapangan oleh Pusdalops, pelaporan kepada pimpinan untuk rencana tindak lanjut, serta koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. BPBD memastikan proses penanganan awal berjalan tanpa kendala berarti.

BPBD Kabupaten Bondowoso mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.