KILASJATIM.COM, Bondowoso – Momen penuh kehangatan dan nostalgia tersaji dalam kunjungan mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo bersama mantan Bupati Bondowoso Mashoed ke Pendopo RBA Bondowoso, Rabu (13/5).
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga membahas pengembangan layanan PMI di Bondowoso. Kedua tokoh senior itu meninjau rencana pembangunan kompensasi ruang donor darah yang nantinya akan dikembangkan menjadi rumah sakit PMI.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menjelaskan bahwa kunjungan tersebut memiliki makna khusus baginya, sebab selain membahas pengembangan PMI, pertemuan itu juga diwarnai banyak cerita dan nasihat dari kedua tokoh senior tersebut.
“Ya silaturahim terkait PMI. Jadi beliau mengunjungi Bondowoso untuk meninjau pembangunan kompensasi ruang donor darah yang nantinya akan dijadikan rumah sakit. Pembangunannya nanti akan dipindah ke tempat lain,” ujar Abdul Hamid Wahid.
Menurutnya, dalam sesi ramah tamah, Imam Utomo dan Mashoed juga banyak berbagi pengalaman kepemimpinan serta perjalanan pemerintahan yang pernah mereka jalani selama memimpin daerah.
“Di luar urusan tadi, banyak nasihat-nasehat dari beliau berdua tentang pengalaman pemerintahan saat sesi ramah tamah,” lanjutnya.
Abdul Hamid Wahid mengaku kunjungan tersebut terasa sangat spesial karena kedua tokoh itu merupakan seniornya dalam organisasi kepemudaan di Jawa Timur. Selain itu, hubungan keduanya dengan keluarga Abdul Hamid Wahid juga sudah terjalin sejak lama.
“Kunjungan ini spesial karena beliau-beliau semua adalah senior saya di organisasi pemuda Jawa Timur. Pak Imam Utomo Gubernur Jatim dan Pak Mashoed Bupati Bondowoso. Selain itu beliau berdua juga sahabat bapak saya. Pak Mashoed tadi cerita kalau beliau teman sebangku bapak saya, dan Pak Imam Utomo juga sering nyambung dengan bapak saya,” ungkapnya.
Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan tersebut. Selain membahas pembangunan daerah dan layanan kesehatan, momen itu juga menjadi ajang mengenang perjalanan panjang persahabatan dan pengabdian antar tokoh di Bondowoso dan Jawa Timur.(wan)




