Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, Kado Hardiknas

oleh -86 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Khofifah meninjau bedah rumah petugas sekolah
Foto: dok Humas Pemprov Jatim

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau hasil program bedah rumah milik Wandori, tenaga keamanan SMAN 2 Surabaya, di Jalan Dinoyo Baru. Program ini menjadi bagian dari kado Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) untuk meningkatkan kesejahteraan insan pendidikan.

Perbaikan rumah tersebut telah rampung 100 persen setelah dikerjakan sejak awal April 2026. Kondisi rumah yang sebelumnya tidak layak kini telah diperbaiki agar lebih aman dan nyaman dihuni.

Khofifah menegaskan, perhatian pemerintah tidak hanya ditujukan kepada guru, tetapi juga tenaga penunjang pendidikan.

“Insan pendidikan bukan hanya guru. Ada tenaga keamanan dan kebersihan yang juga harus mendapat perhatian, termasuk hunian layak,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Rabu (6/5/2026).

Program bedah rumah ini merupakan bagian dari upaya penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang bersumber dari zakat yang dihimpun jajaran Dinas Pendidikan Jawa Timur bekerja sama dengan Baznas.

Secara keseluruhan, program ini telah menyasar 135 insan pendidikan di berbagai daerah. Khusus tahun 2026, sebanyak 38 rumah diperbaiki di 24 cabang dinas pendidikan.

“Setiap daerah ada titik bantuan. Ini bagian dari pemanfaatan zakat untuk menyediakan hunian layak,” jelas Khofifah.

Selain bedah rumah, dana zakat juga digunakan untuk program afirmasi pendidikan berupa bantuan beasiswa Rp1 juta bagi keluarga kurang mampu.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengatakan program ini merupakan inisiatif langsung gubernur yang telah berjalan sejak tahun sebelumnya.

“Ini bentuk kepedulian terhadap seluruh insan pendidikan, tidak hanya guru. Tahun ini kembali dilanjutkan setelah melalui survei penerima manfaat,” ujarnya.

Ia menyebut, setiap rumah mendapat bantuan sekitar Rp20 juta hingga Rp25 juta dengan pengerjaan berbasis gotong royong.

Baca Juga :  Dorong Peningkatan Kinerja Ekspor Jatim, Gubernur Khofifah Gelar Misi Dagang di Riyadh-Arab Saudi

Wandori, penerima bantuan, mengaku kondisi rumahnya sebelumnya sangat memprihatinkan. Atap bocor, plafon jebol, hingga dinding retak membuat rumah tidak nyaman dihuni.

“Sebelumnya sering bocor dan tergenang saat hujan. Sekarang jauh lebih layak dan nyaman,” ujarnya.

Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang selama ini terkendala biaya untuk memperbaiki rumah.

Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi hunian, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan dan semangat para insan pendidikan dalam mendukung proses belajar mengajar.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.