Universitas Surabaya Memborong Gelar Ganda di Ajang CAMPUS LEAGUE 2026 – BASKETBALL REGIONAL SURABAYA

oleh -116 Dilihat
Performa apik saat melawan Uncen di partai final Campus League Basketball Regional Surabaya, mengantarkan tim putra Ubaya melaju ke The Nationals di Jakarta pada 6-13 Juni 2026 mendatang. (Ist/dok)

KILASJATIM. COM, Surabaya  – Universitas Surabaya (Ubaya) sukses merebut gelar ganda, juara tim putri dan tim putra, sekaligus mengukuhkan diri sebagai penguasa basketball kampus di Jawa Timur. Pada partai final Campus League Basketball Regional Surabaya, yang berlangsung di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (29/4).

Sejak awal  Tim Putri Ubaya tampil impresif dan solid di semua lini. Meski sempat mendapat perlawanan dari UCM di awal laga, skuat asuhan Wellyanto Pribadi ini mampu menjaga tempo permainannya. Transisi yang cepat dan disiplin defense membuat UCM kesulitan menembus. Masuk quarter kedua Ubaya makin panas dan cukup efektif mengonversi poin lewat fastbreak maupun second chance. Ubaya mampu menutup babak pertama dengan margin lebar 44-14.

Meski menang dengan skor meyakinkan dan sukses jadi yang terbaik di Regional Surabaya, Pelatih Tim Putri Ubaya Wellyanto Pribadi menyoroti permainan anak asuhnya yang dinilai belum maksimal di partai final. Ia menekankan akan terus mengevaluasi secara keseluruhan. Terlebih dengan tiket menuju babak The National, lawan-lawan yang lebih berat dari regional lainnya sudah menanti.

“Memang kami menang, namun kalau melihat persentase efektivitas di pertandingan ini justru kami menurun. Dari berapa kali percobaan cuma berapa poin yang berhasil. Sekarang fokus kita itu ke persaingan di Campus League National yang lawannya lebih berat, terutama dari Jakarta. Skill dan kualitasnya bagus-bagus pemainnya juga tinggi-tinggi. Jadi kami perlu kerja lebih keras untuk di level nasional,” ungkapnya kepada para awak media.

Shooting guard Tim Putri Ubaya Evelyn Fiyo turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas permainan ketimbang euforia gelar juara berlebihan. Menurut pemain timnas basket 3×3 yang sukses meraih medali emas SEA Games 2025 Filipina ini, kompetisi belum benar-benar berakhir karena lawan yang jauh lebih berat sudah menanti di babak The National. Ia mengajak rekan-rekannya untuk lebih baik lagi dalam persiapan.

Baca Juga :  Piala Dunia U-17 Momentum Penting PSSI Belajar dari FIFA

“Untuk babak nasional, kami persiapannya itu cari lawan tanding yang lebih susah. Juga di dalam tim kami upayakan makin solid. Waktu sebelum main di regional sekarang ini pun kami juga kita latihannya itu melawan tim putra, tujuannya untuk menguatkan defense,” jelas  Fiyo.

Universitas Surabaya (Ubaya) berhasil merebut gelar ganda, juara tim putri dan tim putra Campus League Basketball Regional Surabaya sekaligus. (Ist/dok)

Sementara itu, pada tim putra semakin menancapkan preatasi dengan kemenangan Tim Putra Ubaya atas Universitas Cendrawasih (Uncen). Sejak tip-off sebenarnya Uncen bermain lebih berani dan dominan dengan memberikan tekanan keras kepada Ubaya. Namun agresivitas Uncen berhasil diredam Ubaya yang lebih rapi dan efektif meraup poin. Meski keduanya ngotot dalam perebutan poin, namun hingga turun minum Ubaya tetap unggul dengan 45-27.

Selepas halftime, giliran Ubaya tampil lebih lugas. Offense yang presisi membuat Ubaya kian memperlebar jarak. Puncaknya di quarter terakhir, Ubaya makin di atas angin. Meski Uncen berusaha keras mengejar defisit poin, namun margin yang terlanjur jauh membuat upaya mereka tidak cukup untuk membalik keadaan. Alhasil Ubaya memastikan medali emas putra Campus League Basketball Regional Surabaya juga berhasil dibawa pulang.

“Kami sempat kesulitan di quarter 1 dan 2, tapi karena pelatih terus memberikan arahan yang tepat akhirnya bisa kami eksekusi dengan baik dan tentunya menguntungkan kami di quarter 3 dan 4. Kami bersyukur bisa menang di tingkat regional dan pastinya menambah motivasi kami untuk bisa juara level selanjutnya yaitu di Campus League Basketball The National,” ujar bintang Ubaya, Bobby Geraldo Alanda.

Senada, Wakil Rektor Ubaya, Prof. Dr., apt., Christina Avanti sejak awal meyakini timnya mampu meraih medali emas jika bermain dengan konsisten. “Dari awal perekrutan tim ini kami memang sudah target Ubaya bisa selalu menang sampai jatuh bangun. Kami tahu Uncen adalah lawan yang berat dan menantang. Tapi saya pikir kalau mereka bisa melewati pertandingan final ini saya yakin anak-anak kami bisa melewati tantangan-tantangan di level nasional berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Umum PBMI Temui Menpora, Laporkan Program Kerja Muaythai 2026 Menuju SEA Games Malaysia

Dengan hasil ini, Tim Putri dan Putra Ubaya otomatis mengantongi tiket untuk melangkah ke babak The National Campus League Basketball yang akan berlangsung di Jakarta pada 6-13 Juni 2026. Mereka melaju bersama Tim Putri Universitas Ciputra Makassar dan Tim Putra Universitas Cendrawasih sebagai peringkat kedua, untuk menghadapi tim-tim terbaik yang berasal dari empat regional lainnya, yaitu Bandung, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.