Demo 900 Truk dan Konvoi Bonek, Surabaya Siaga Macet

oleh -354 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Suporter Persebaya saat nonton bareng. (Foto: Istimewa/bola.net)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gelombang massa diperkirakan memadati jalanan Surabaya dalam dua hari ke depan. Selain aksi demonstrasi ribuan sopir truk, konvoi suporter Bonek juga akan digelar di sejumlah titik kota.

Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) memastikan sebanyak 1.500 massa dengan sekitar 900 truk akan turun ke jalan dalam aksi pada Rabu–Kamis 29–30 April 2026. Aksi ini berpotensi memicu kemacetan di jalur utama, terutama akses menuju pelabuhan dan pintu masuk kota.

Koordinator GSJT, Angga Firdiansyah, mengatakan massa bergerak dari Rusunawa Jemundo, Sidoarjo, menuju Bundaran Waru atau CITO sebelum melanjutkan ke titik aksi.

“Dari Jemundo, kumpul di Waru, lalu menuju lokasi aksi,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Dua titik yang menjadi sasaran demonstrasi adalah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di Jalan Jagir Wonokromo serta Depo Pertamina di kawasan Perak Barat.

Di sisi lain, pada waktu yang berdekatan, ribuan Bonek dijadwalkan menggelar konvoi untuk menyambut kedatangan tim Persebaya. Massa suporter diperkirakan terkonsentrasi di exit Tol Darmo Satelit menuju Jalan Mayjen Sungkono.

Kombinasi dua agenda besar ini diprediksi memperparah kepadatan lalu lintas, terutama di koridor Surabaya selatan hingga barat.

Sejumlah ruas jalan diperkirakan terdampak, antara lain Bundaran Waru, Jalan Ahmad Yani, Jagir Wonokromo, Perak Barat, hingga Jalan Mayjen Sungkono.

Pengendara disarankan menghindari titik-titik tersebut dan memanfaatkan jalur alternatif seperti Tol Gunungsari, Tol Satelit, atau Tol Dupak. Pengguna roda dua dapat melalui jalur Pagesangan–Menanggal untuk menghindari kepadatan di Ahmad Yani.

Warga diimbau memantau kondisi lalu lintas secara berkala sebelum beraktivitas.

Dengan dua mobilisasi besar berlangsung bersamaan, Surabaya diprediksi mengalami salah satu kepadatan lalu lintas tertinggi dalam beberapa waktu terakhir.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.