Khofifah Terima Penghargaan Kinerja Tinggi, Jatim Borong 11 Penghargaan Otonomi Daerah 2026

oleh -219 Dilihat
Istimewa

KILAJATIM.COM, Jakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan status kinerja tinggi dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7/739 Tahun 2026 tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2025.

Dalam penilaian itu, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Provinsi Jawa Timur meraih skor 3,4695 dengan status kinerja tinggi.

Tak hanya pemerintah provinsi, Jawa Timur juga mendominasi capaian nasional. Dari total 29 penghargaan yang diberikan, Jawa Timur memborong 11 penghargaan.

Rinciannya, delapan kabupaten dari total 15 kabupaten terbaik nasional berasal dari Jawa Timur, serta dua kota dari sembilan kota terbaik nasional juga berasal dari provinsi tersebut.

Khofifah menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat. Menurut dia, capaian itu menjadi bukti konsistensi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

“Kami di daerah selalu mengusahakan yang terbaik untuk menciptakan kemandirian dan kesejahteraan di berbagai sektor. Otonomi daerah sangat kami pegang dan maknai secara aplikatif,” ujar Khofifah usai menerima penghargaan, Senin. 27/4/2026.

Ia menambahkan, capaian tersebut selaras dengan tema Hari Otonomi Daerah tahun ini, yakni Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita.

Di tingkat provinsi, kata Khofifah, arah pembangunan Jawa Timur diterjemahkan melalui sembilan misi pembangunan periode 2025-2029 yang diberi nama Nawa Bhakti Satya.

Program tersebut meliputi Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah-Amanah, Jatim Harmoni, Jatim Agro, dan Jatim Lestari.

“Asta Cita di Jawa Timur kami aplikasikan lewat Nawa Bhakti Satya. Di tingkat kabupaten/kota diimplementasikan melalui program kerja masing-masing kepala daerah,” katanya.

Baca Juga :  Tak Laku di Lelang, Apartemen Sitaan KPK Kini Dikelola Pemkot Surabaya

Adapun kabupaten/kota di Jawa Timur yang turut menerima penghargaan serupa yakni Banyuwangi, Bojonegoro, Gresik, Jombang, Malang, Nganjuk, Ngawi, Sidoarjo, Kota Blitar, dan Kota Surabaya.

Khofifah pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah di Jawa Timur atas sinergi dan kerja keras yang dinilai mampu menghasilkan prestasi nasional.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama menerima buah dari kerja keras dan sinergitas kita. Terima kasih kepada kabupaten/kota atas kinerja baiknya,” ucap dia.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang hadir mewakili Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa otonomi daerah tidak hanya bicara soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab.

“Kewenangan tanpa integritas hanya melahirkan kesewenang-wenangan. Otonomi daerah bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menghadirkan pelayanan,” kata Bima. (den)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.