KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal. Hal ini ditunjukkan melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Bupati Mimik Idayana ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kepuhkemiri, Kecamatan Tulangan, Sabtu (3/4/2026).
Dalam sidak tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menilai operasional SPPG telah berjalan baik selama tiga bulan terakhir. Mulai dari perencanaan menu bergizi, proses pengolahan makanan yang higienis, hingga distribusi kepada siswa berlangsung tanpa kendala berarti.
“Menunya sudah sesuai standar gizi, dapurnya juga memenuhi standar, tidak ada kendala, dan kebersihannya terjaga,” ujar Mimik.
Data yang dihimpun menunjukkan, SPPG Kepuhkemiri telah melayani sebanyak 2.757 siswa sejak mulai beroperasi, tanpa adanya keluhan dari penerima manfaat. Meski demikian, pemerintah daerah meminta agar pengelolaan limbah segera disempurnakan guna menjaga standar lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina, menegaskan pentingnya kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi setiap SPPG. Saat ini, proses pengurusan sertifikat tersebut masih berlangsung dan akan diterbitkan setelah seluruh aspek keamanan pangan terpenuhi.
“Pemeriksaan mencakup peralatan, sampel makanan, hingga penjamah makanan yang wajib mendapatkan pelatihan. Jika semua syarat terpenuhi, SLHS akan diterbitkan,” jelasnya.
Dari sektor pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Tirto Adi, memastikan tidak ada keluhan dari pihak sekolah. Hal ini menjadi indikator bahwa menu yang disajikan sesuai standar gizi dan diterima dengan baik oleh siswa.
Saat ini, tercatat sebanyak 117 SPPG telah beroperasi di seluruh wilayah Sidoarjo. Pemerintah daerah menargetkan jumlah tersebut terus bertambah agar jangkauan program MBG semakin luas dan merata.
Langkah pengawasan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kualitas layanan gizi bagi pelajar, sekaligus memperkuat upaya peningkatan kesehatan generasi muda secara berkelanjutan.(TAM)




