Pemkot Surabaya Akan Perluas Titik dan Durasi CFD, Fokus Akhir Pekan

oleh -681 Dilihat
KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya berencana menambah titik dan durasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) setiap akhir pekan. Kebijakan ini menjadi respons atas imbauan pemerintah pusat yang akan dituangkan melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait perluasan hari, waktu, dan ruas jalan CFD.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pelaksanaan CFD di Kota Pahlawan tetap mempertimbangkan mobilitas harian masyarakat. Ia menyebut CFD lebih ideal digelar pada akhir pekan.

“Kalau kita kan CFD sudah pasti Sabtu dan Minggu. Tapi rata-rata Minggu, kalau hari biasa nggak mungkin,” ujar Eri, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, pada hari kerja tingkat mobilitas di Surabaya sangat tinggi, bahkan mencapai sekitar 8 juta orang, termasuk warga dari Sidoarjo dan Gresik yang masuk ke Surabaya untuk bekerja. Oleh karena itu, perluasan CFD difokuskan pada hari Minggu agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi.

“Saat ini yang akan kita perbanyak titiknya di hari Minggu,” katanya.

Selama ini, CFD rutin digelar di sejumlah lokasi strategis seperti Jalan Darmo, Jalan Tunjungan, Jalan Jemur Andayani, Jalan Kertajaya, hingga kawasan Kota Lama Kembang Jepun.

Selain memperluas CFD, Pemkot Surabaya juga mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan transportasi umum pada Rabu atau Kamis sebagai bagian dari upaya efisiensi energi dan penghematan bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini tidak berlaku bagi ASN yang telah menggunakan kendaraan listrik.

Melalui langkah tersebut, Pemkot Surabaya berharap dapat memperkuat mobilitas ramah lingkungan sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di hari kerja.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.