Lebaran 1447 H, Banyuwangi Suguhkan Wisata Budaya Tradisi Suku Osing

oleh -1453 Dilihat

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Libur Lebaran 1447 Hijriah menjadi momentum wisata sekaligus ajang silaturahmi bagi masyarakat. Di Banyuwangi, wisatawan tidak hanya dimanjakan dengan keindahan alam, tetapi juga beragam tradisi budaya unik yang digelar khusus selama momen Idulfitri.

Sejumlah ritual adat khas Suku Osing kembali dihadirkan dan menjadi daya tarik wisata budaya. Tradisi tersebut tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga mengandung makna spiritual dan nilai sejarah yang masih terjaga hingga kini.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan libur Lebaran menjadi momentum penting dalam menggerakkan sektor pariwisata sekaligus perekonomian daerah. Selain atraksi budaya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga menggelar Diaspora Banyuwangi pada Minggu, 23 Maret 2026.

“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi warga Banyuwangi yang merantau di berbagai daerah maupun luar negeri. Libur Lebaran menjadi momentum penggerak perekonomian. Selain bersilaturahmi, masyarakat juga memanfaatkan waktu untuk berwisata bersama keluarga,” ujar Ipuk, Rabu, 18 Maret 2026.

Berikut tiga tradisi unik yang bisa disaksikan selama libur Lebaran di Banyuwangi:

Barong Ider Bumi (2 Syawal)
Tradisi ini digelar di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Barong diarak keliling desa sebagai simbol tolak bala dan bersih desa. Ritual yang telah berlangsung sejak 1800-an ini ditutup dengan selamatan massal dan sajian khas Pecel Pitik.

Seblang Olehsari (4–10 Syawal)
Berlangsung di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, ritual ini menampilkan tarian sakral yang dibawakan penari terpilih. Penari akan menari dalam kondisi trance selama tujuh hari sebagai bagian dari tradisi tolak bala yang sarat nuansa magis.

Puter Kayun (10 Syawal)
Tradisi ini digelar warga Boyolangu, Kecamatan Giri, sebagai bentuk syukur dan penghormatan kepada leluhur. Warga melakukan arak-arakan menuju Pantai Watu Dodol sebagai simbol napak tilas sejarah.

Baca Juga :  13.868 Petani Buah Naga di Banyuwangi Manfaatkan Electrifying Agriculture PLN

Dengan beragam tradisi tersebut, Banyuwangi semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata budaya unggulan selama libur Lebaran.(zul)

No More Posts Available.

No more pages to load.