Cerita Muktar di Randegan, 3 Tahun Tak Terima Bansos hingga Dinsos Turun Tangan

oleh -394 Dilihat
Oleh
Tama
Reporter
Muktar, warga Randegan, Sidoarjo menunjukkan cat semprot warna merah dirumahnya sebagai bukti keluarga pra sejahtera. (Foto: Tama/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Tulisan cat merah di dinding rumah Muktar (63) masih terlihat jelas: “Keluarga Prasejahtera Penerima Bantuan BLT DD 2021.” Namun bagi warga Desa Randegan, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo itu, tulisan tersebut justru mengingatkannya pada bantuan yang sudah lama tidak ia terima.

Sudah hampir tiga tahun Muktar mengaku tidak lagi mendapat bantuan sosial sejak istrinya meninggal dunia.

“Dulu istri saya pernah dapat bantuan. Setelah istri meninggal, saya tidak pernah menerima lagi,” kata Muktar kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).

Di usianya yang tidak lagi muda, Muktar kini tinggal sendiri di rumah sederhana di RT 6 RW 2 Desa Randegan. Tulisan penerima bantuan yang masih menempel di dinding rumahnya sering membuat orang mengira ia masih menerima bantuan dari pemerintah.

Padahal, bantuan tersebut hanya diterima saat program BLT Dana Desa masih berjalan dan diberikan secara terbatas.

Keluhan Muktar akhirnya sampai ke Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo. Tak butuh waktu lama, petugas langsung mendatangi rumahnya untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Tidak sampai sehari petugas sudah datang ke rumah saya untuk meninjau dan memberi penjelasan,” ujar Muktar.

Kunjungan tersebut juga didampingi perangkat Pemerintah Desa Randegan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Sidoarjo Diana Ambarukmi mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke rumah Muktar.

Dari hasil penelusuran, Muktar sebelumnya memang pernah menerima BLT Dana Desa, namun bantuan tersebut bersifat sementara dan diberikan secara bergantian kepada warga karena keterbatasan kuota.

“Petugas kami sudah mendatangi kediaman Pak Muktar. Kami akan mengupayakan agar beliau bisa mendapatkan bantuan lain,” kata Diana.

Beberapa program yang akan diupayakan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako.

Baca Juga :  Wamendes PDTT Kunjungi Hutan Pinus Bendosari Pujon

Dalam waktu dekat, Dinas Sosial juga berencana menyalurkan bantuan sembako kepada Muktar menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Namun sebelum itu, data kependudukan Muktar perlu diperbarui, termasuk perubahan Kartu Keluarga setelah istrinya meninggal dunia.

Dinas Sosial juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo agar pembaruan data tersebut dapat segera dilakukan.

Bagi Muktar, kedatangan petugas ke rumahnya sudah menjadi harapan baru.

Ia berharap setelah data kependudukannya diperbarui, dirinya kembali bisa mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang Lebaran.(TAM)

No More Posts Available.

No more pages to load.