Emil Pastikan Ruas Tol Gending-Besuki Dibuka Fungsional Saat Arus Mudik Lebaran 2026

oleh -398 Dilihat
Oleh
Frizal
Reporter
Emil meninjau kesiapan ruas Tol Gending-Besuki yang dibuka fungsional selama Mudik Lebaran 2026. (Foto: dok Humas Pemprov Jatim)

KILASJTIM.COM, Situbondo – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan ruas Tol Probolinggo–Situbondo akan dibuka secara fungsional mulai H-10 Lebaran 2026. Pembukaan sementara itu mencakup jalur Gending hingga Besuki untuk mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri.

Kepastian tersebut disampaikan Emil saat meninjau langsung progres proyek Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwang. Peninjauan meliputi ruas Gending–Kraksaan, Kraksaan–Paiton, hingga Paiton–Besuki.

“Menjelang H-10 Lebaran, jalur ini dibuka fungsional. Pengerjaan dikebut 24 jam agar target tercapai,” ujar Emil dalam keterangannya yang diterima, Kamis (26/2/2026).

Emil meninjau kesiapan ruas Tol Gending-Besuki yang dibuka fungsional selama Mudik Lebaran 2026. (Foto: dok Humas Pemprov Jatim)

Menurut Emil, saat ini masih ada sejumlah penyempurnaan di beberapa titik. Meski mainroad telah rampung, sebagian ruas masih menerapkan sistem buka-tutup karena pekerjaan akhir.

Ia menyebut Paket 3 ruas Paiton–Besuki memiliki panjang 25,7 kilometer dengan tingkat kesulitan tinggi karena harus membelah perbukitan.

“Secara teknis cukup rumit. Ada beberapa titik yang perlu pembongkaran lapisan beton agar permukaan jalan lebih rata,” katanya.

Ruas tersebut juga terhubung dengan Gerbang Tol Situbondo Barat. Dari beberapa titik, jalan tol menawarkan panorama laut dari ketinggian.

Emil menegaskan pembukaan fungsional ruas Gending–Paiton–Besuki sangat dinanti masyarakat, khususnya di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur. Tol ini dinilai dapat memangkas waktu tempuh sekaligus menekan potensi kemacetan saat puncak arus mudik.

Setelah periode Lebaran berakhir, ruas tersebut akan kembali ditutup untuk penyelesaian syarat operasional penuh.

“Semoga ini memperlancar arus mudik dan mendorong perekonomian Situbondo serta sekitarnya,” ujar Emil.

Pembukaan fungsional ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat konektivitas wilayah timur Jawa Timur, terutama pada momentum mobilitas tinggi seperti Lebaran.(FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.