KILASJATIM.COM, Madiun – Kapolres Madiun, Kemas Indra Natanegara, mengatakan Patroli Sikat difokuskan pada pencegahan tindak kriminalitas, khususnya di jam dan lokasi rawan kejahatan. Sasaran patroli meliputi aksi pencurian, balap liar, peredaran minuman keras, hingga berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.
“Patroli akan dilaksanakan secara rutin dan terjadwal dengan mengedepankan tindakan humanis, namun tegas terhadap pelanggaran hukum,” ujar Kapolres saat apel pasukan peluncuran Patroli Sikat di Lapangan Tribrata, Mapolres Madiun, Rabu.
Program Patroli Sikat merupakan implementasi pendekatan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui pola ini, jajaran kepolisian diharapkan mampu memetakan potensi gangguan keamanan secara lebih dini serta merespons secara cepat dan terukur.
Kapolres meminta seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, responsif, dan berintegritas demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Madiun, khususnya selama Ramadhan.
“Patroli Sikat Presisi ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan potensi gangguan keamanan melalui kehadiran polisi di tengah masyarakat,” katanya.
Dengan pelaksanaan Patroli Sikat, Polres Madiun berkomitmen meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sebagai wujud nyata Polri yang Presisi, terutama dalam momentum hari besar keagamaan seperti Ramadhan dan Idul Fitri.
Apel peluncuran Patroli Sikat tersebut diikuti oleh pejabat utama Polres Madiun, para kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat langsung dalam kegiatan patroli.




