Optimalisasi IPA Tawangsari Didorong, Layanan Air Minum Sidoarjo Ditargetkan Meningkat

oleh -378 Dilihat

Foto Istimewa

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Upaya peningkatan layanan air minum di Kabupaten Sidoarjo terus didorong melalui optimalisasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tawangsari yang dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber air baku utama. Saat ini, kapasitas produksi IPA Tawangsari mencapai sekitar 850 liter per detik dan menjadi salah satu yang terbesar di wilayah tersebut.

Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono, menilai kualitas air dari Sungai Pelayaran yang menjadi sumber IPA Tawangsari lebih jernih dibandingkan sumber lain seperti Sungai Brantas. Menurutnya, potensi ini perlu dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

“Air di Tawangsari ini sangat potensial, bahkan tingkat kejernihannya lebih baik. Tinggal bagaimana pengelolaan debit, terutama saat musim kemarau yang sering menurun,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Bambang juga menyoroti pentingnya manajemen pintu air oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar pasokan air tetap stabil. Selain itu, ia meminta perbaikan infrastruktur seperti plengsengan yang mengalami keretakan guna mencegah kebocoran air.

Sementara itu, Anggota DPRD Sidoarjo Komisi B, Supriyono, menegaskan bahwa peningkatan cakupan layanan air minum tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga dukungan anggaran serta pembenahan sumber daya manusia.

“Cakupan layanan air minum di Sidoarjo masih sekitar 37 persen. Kami dorong bisa naik hingga 50 persen, tapi itu butuh sinergi, baik dari sisi anggaran, SDM, maupun dukungan pemerintah pusat,” katanya.

Ia juga menekankan perlunya pengendalian penggunaan air tanah oleh industri guna mencegah penurunan permukaan tanah, sekaligus mendorong optimalisasi layanan PDAM sebagai alternatif utama.

Di sisi lain, Direktur Operasional PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Syaifudin, menyebut pihaknya telah mulai melakukan langkah konkret untuk memperluas layanan, termasuk dukungan pemerintah daerah melalui anggaran APBD.

Baca Juga :  BMKG Perak Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jatim 25-30 Mei 2025

“Tahun ini kami mendapat bantuan untuk sekitar seribu sambungan rumah. Harapannya, ke depan dukungan ini terus meningkat agar cakupan layanan bisa bertambah signifikan,” ujarnya.

Ia juga membuka peluang kerja sama dengan investor guna mempercepat pengembangan jaringan air minum di Sidoarjo.

Dengan optimalisasi sumber air baku seperti IPA Tawangsari dan dukungan lintas sektor, pemerintah menargetkan peningkatan layanan air minum yang lebih merata bagi masyarakat, khususnya di wilayah barat dan tengah Sidoarjo.(TAM)

No More Posts Available.

No more pages to load.