Peluncuran Buku Antologi Puisi KGPS Jadi Ajang Kangen Wartawan, Budayawan dan Aktivis Seni Budaya 

oleh -195 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Acara peluncuran buku Antologi Komunitas Guru Penulis Sidosrjo (KGPS) yang berlangsung di Cafe Limasan Sidoarjo(7/2/2026) menjadi ajang temu kangen antara wartawan, budayawan, penggiat media dan aktivis seni budaya .

Yang punya gawe KGPS. Kepala sukunya Kris Maryono, wartawan RRI Surabaya 1982-2019. Sosok yang telah khatam dengan dunia siaran.

Kris hadir bukan sebagai pensiunan wartawan, tapi sebagai pengumpul kawan, merawat jejaring, dan memastikan api persaudaraan tak pernah padam.

Hadir juga Ketua PWI Sidoarjo, menandai acaranya jadi temu kangen antarwartawan lintas generasi yang pernah akrab di lapangan, di ruang sidang, di konferensi pers, atau di balik mesin tik dan layar komputer.

Lengkap sudah ketika para budayawan ikut nimbrung, termasuk Ketua Dekesda, yang juga dari garis media. Di titik itu, batas antara jurnalisme dan seni budaya mencair.

Di tengah keramaian itulah, peran Kris Maryono terasa nyata. Ia bukan sekadar kepala suku KGPS, melainkan perawat paseduluran wartawan yang dengan sabar menjaga silaturahmi, menautkan generasi, dan memastikan bahwa persaudaraan tak hanya sekadar dikenang, tetapi harus terus dihidupi.

Peluncuran buku di Cafe Limasan, sendiri punya cerita. Pemiliknya, Adit, bukan orang baru di dunia jurnalistik. Ia wartawan harian Bhirawa, yang kini karirnya menanjak sebagai Direktur Operasional Bhirawa.

Adit tetap setia pada satu hal, membuka ruang dialog. Maka, Sabtu siang itu Cafe Limasan jadi simpul perjumpaan, tempat ide, tawa, dan nostalgia bercampur tanpa protokol. (nov)

Baca Juga :  iStyle.id Buka Offline Store Marhen J di TP3 Surabaya, Penuhi Keinginan Konsumen Terhadap Fashion Korea

No More Posts Available.

No more pages to load.