KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) PWI ke-80 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama secara sederhana di Sekretariat PWI Sidoarjo atau Balai Wartawan, Jalan Ahmad Yani Nomor 18, Sidoarjo, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus dan anggota PWI Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidoarjo Eri Sudewo yang mewakili Bupati Sidoarjo. Sejumlah mitra strategis turut hadir, di antaranya perwakilan Kantor Imigrasi Surabaya, BPJS Kesehatan Sidoarjo, PT Gudang Garam Tbk, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), serta perwakilan Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, dan organisasi wartawan di Sidoarjo.
Ketua PWI Sidoarjo, Mustain, mengatakan HPN dan HUT PWI sejatinya diperingati setiap 9 Februari. Namun, peringatan tahun ini dimaknai sebagai momentum refleksi bagi insan pers, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks di era digital.
“Selama 80 tahun, PWI telah menjadi rumah bagi insan pers Indonesia dan berjuang menjaga kebebasan pers serta profesionalisme wartawan,” kata Mustain dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (7/2/2026).
Ia menegaskan, di tengah derasnya arus informasi dan tantangan disrupsi digital, komitmen pers untuk menghadirkan informasi yang kredibel harus tetap dijaga.
“Komitmen kita tetap menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Mustain, pers yang kredibel merupakan salah satu pilar demokrasi yang harus terus dipertahankan. Karena itu, ia mengajak seluruh wartawan di Sidoarjo untuk memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan kompetensi dan integritas profesi.
“Terima kasih atas dedikasi seluruh rekan-rekan wartawan. Mari teruskan perjuangan pers Indonesia yang profesional, berintegritas, dan bermartabat,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo melalui Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo, Eri Sudewo, menyampaikan ucapan selamat memperingati HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI. Ia menilai usia 80 tahun menjadi bukti keteguhan organisasi pers dalam mengawal perjalanan bangsa.
“PWI telah menjadi saksi perjalanan bangsa, pengawal informasi, dan mitra penting dalam pembangunan demokrasi,” kata Eri.
Ia menegaskan, kebebasan pers merupakan salah satu pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, kebebasan tersebut harus dibarengi dengan tanggung jawab serta kepatuhan terhadap etika jurnalistik.
“Gunakan ruang publik untuk menyebarluaskan pesan-pesan yang mencerahkan, mengedukasi, dan memperkuat solidaritas sosial,” ujarnya.
Eri juga menekankan pentingnya idealisme jurnalistik, independensi, dan netralitas media massa agar tidak mudah dipengaruhi kepentingan politik maupun ekonomi.
“Media harus independen dan tidak dipengaruhi kepentingan politik maupun ekonomi agar tetap netral,” katanya.
Selain itu, ia berharap insan pers di Sidoarjo terus menjaga kode etik jurnalistik serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal transparansi pembangunan.
“Kami berharap media menjadi mitra dalam menyebarluaskan program-program pro rakyat dan mengawal transparansi pembangunan,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih menyampaikan apresiasi kepada PWI dan seluruh wartawan yang selama ini berkontribusi menjaga ruang demokrasi melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.
“Ini momentum luar biasa untuk melihat sejauh mana organisasi dan wartawan telah berkontribusi bagi masyarakat,” kata Abdillah.
Ia menilai peran wartawan di Sidoarjo sudah berjalan dengan baik, namun tetap perlu terus ditingkatkan agar kehadiran pers semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Yang sudah baik harus menjadi lebih baik lagi ke depan,” ujar politikus PKB tersebut.
Peringatan HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI di Sidoarjo ini menjadi pengingat pentingnya peran pers yang profesional, independen, dan berintegritas dalam menjaga demokrasi serta menghadirkan informasi yang bertanggung jawab di tengah masyarakat.(TAM)




