Puluhan Penyandang Disabilitas di Surabaya Ikuti Pelatihan AI untuk Pemasaran Digital

oleh -829 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebanyak 30 Penerima Manfaat (PM) dari Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Surabaya mengikuti Pelatihan Artificial Intelligence (AI) untuk Pemasaran Digital Pasar yang digelar di BPSDM Kominfo dan Digital (Komdigi) Surabaya pada 17–18 Januari 2026.

Kegiatan ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi para Penerima Manfaat, yang mayoritas merupakan penyandang tuna daksa dan telah memiliki usaha mandiri. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dan media sosial guna meningkatkan penjualan serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Kepala BPSDM Komdigi Surabaya, Moh Khusaeri, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian materi dan praktik secara serius agar manfaat pelatihan dapat dirasakan secara maksimal.

“Kami berharap peserta benar-benar fokus mengikuti materi dan praktik yang diberikan, sehingga tujuan kegiatan ini tercapai dan usaha yang dijalankan bisa semakin berkembang,” ujarnya.

Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup penguatan kewirausahaan hingga penerapan teknologi digital berbasis AI. Materi yang disampaikan antara lain membangun kewirausahaan, mengenal dan merancang model bisnis menggunakan tools AI, perencanaan bisnis dan profit plan berbasis AI, transformasi bisnis ke dunia digital, pemasaran digital menggunakan AI, serta pembuatan konten promosi digital berbasis kecerdasan buatan.

Ketua PPDI Surabaya, Anas Yusuf, mewakili para peserta menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, program ini memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha penyandang disabilitas.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya. Sebagai pelaku usaha, saya jadi memahami bagaimana memanfaatkan teknologi AI untuk membuat konten promosi yang menarik dan mengelola bisnis secara lebih profesional. Materi tentang model bisnis dan pemasaran digital juga membuka wawasan baru agar usaha saya bisa berkembang dan penjualan meningkat,” ungkap Anas.

Baca Juga :  Fitur Agree Traceability Permudah Penikmat Kopi Telusuri Sumber Kopi

Melalui pelatihan ini, DT Peduli Surabaya berharap para Penerima Manfaat semakin berdaya, mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, serta meningkatkan daya saing usaha di tengah pasar yang terus berkembang.(zul)

No More Posts Available.

No more pages to load.