Persela Lamongan Tahan Imbang PSS Sleman 1-1 di Stadion Maguwoharjo

oleh -578 Dilihat
Jalannya pertandingan PSS Sleman (hijau) melawan Persela Lamongan (biru muda) di Stadion Maguwoharjo (Foto: Media Persela)

KILASJATIM.COM, Sleman – Persela Lamongan sukses mencuri satu poin usai menahan imbang tuan rumah PSS Sleman dengan skor 1-1 pada lanjutan babak championship di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1/2026).

Dalam laga tersebut, Laskar Joko Tingkir sempat tertinggal lebih dulu setelah penyerang PSS Sleman, Gustavo Henrique, mencetak gol melalui sundulan kepala pada menit ke-38. Gol tersebut membuat PSS unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persela tampil lebih berani dan intens menekan pertahanan tuan rumah. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-84. Striker Persela, Titan Agung, berhasil menyamakan kedudukan melalui sontekan terarah yang menggetarkan gawang PSS Sleman.

Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengapresiasi kerja keras seluruh pemainnya yang tampil spartan sepanjang 90 menit pertandingan. Ia bersyukur dengan raihan satu poin tersebut, meski sejak awal menargetkan kemenangan.

“Alhamdulillah berkat kerja keras pemain semua, Titan dan teman-teman bisa membawa pulang satu poin. Target kita memang menang, tapi kalau tidak bisa, hasil seri pun tetap kita syukuri karena target tetap tercapai,” ujar Bima Sakti.

Menurutnya, hasil imbang tersebut cukup positif mengingat PSS Sleman dihuni pemain-pemain berkualitas dan tengah berada dalam tren performa yang meningkat. Ia juga menjelaskan adanya perubahan taktik yang dilakukan pada babak kedua.

Saat PSS Sleman mulai tampil lebih ofensif dengan menaikkan kedua fullback, Persela memanfaatkan ruang kosong di sisi sayap. “Kita masukkan beberapa pemain baru di posisi wing, salah satunya Arya, kemudian Sadewa kita geser. Mereka bisa menjalankan taktik dengan baik. Di menit akhir kita juga memasukkan pemain yang fokus memperkuat lini belakang,” ucapnya.

Baca Juga :  John Herdman Terkesan Atmosfer Sepak Bola Indonesia Usai Resmi Diperkenalkan PSSI

Terkait komposisi skuad, Bima Sakti menilai pemain lokal Persela sudah cukup solid. Sementara itu, untuk pemain asing, Persela masih menunggu satu tambahan pemain yang proses administrasinya belum rampung.

Sementara itu, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menilai hilangnya konsentrasi di menit-menit akhir menjadi penyebab timnya gagal mengamankan kemenangan. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemain dan menyebut pertandingan berlangsung menarik.

“Pertandingan tadi cukup menarik dan saya apresiasi seluruh pemain. Tapi kita dihukum oleh tidak konsentrasi dan kehilangan fokus di akhir pertandingan, sehingga terjadi gol dari lawan,” katanya.

Ansyari menambahkan, laga tersebut menjadi pelajaran penting bahwa dalam sepak bola kemenangan belum bisa dipastikan sebelum peluit akhir dibunyikan wasit.

Tambahan satu poin tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara. Persela Lamongan tetap berada di peringkat keenam dengan koleksi 26 poin, sementara PSS Sleman bertahan di posisi kedua dengan 34 poin.

Usai laga ini, Persela Lamongan dijadwalkan kembali bertanding dengan melakoni laga tandang menghadapi PSIS Semarang pada 24 Januari 2026 mendatang.(jay)

No More Posts Available.

No more pages to load.