Pemprov Jatim Revitalisasi 22 SMA, SMK, dan SLB di Pasuruan–Probolinggo

oleh -1362 Dilihat

KILASJATIM.COM, Pasuruan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Jawa Timur terus melakukan rehabilitasi dan revitalisasi sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan di jenjang SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta. Pada tahap ini, sebanyak 22 sekolah di wilayah Pasuruan dan Probolinggo mendapatkan program revitalisasi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, revitalisasi tersebut dilakukan secara bertahap terhadap berbagai sarana pendidikan yang berada dalam kewenangan Pemprov Jatim.

“Kita bertahap melakukan revitalisasi sangat banyak sarpras di sekolah-sekolah dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mulai SMA, SMK termasuk SMAN Taruna, hingga SLB,” ujar Khofifah, Kamis (15/1/2026).

Menurut Khofifah, revitalisasi sarpras sekolah merupakan bagian penting dalam meningkatkan ekosistem pembelajaran di setiap satuan pendidikan. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di 34 unit sekolah di wilayah Malang Raya.

“Sentra-sentra sekolah unggulan dan sekolah teladan, termasuk yang berbasis asrama, kami harapkan semakin merata sehingga mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh anak-anak Jawa Timur,” tambahnya.

Adapun 22 sekolah yang menerima program rehabilitasi dan revitalisasi tersebut terdiri dari berbagai jenjang dan status, baik negeri maupun swasta. Sekolah-sekolah tersebut antara lain SMAN Taruna Madani Jawa Timur, SMAN Sukapura, SMAN 3 Probolinggo, SMAN 4 Probolinggo, SMA Taruna Dra. Zulaeha, SMAS Nurul Hasan, SLBN Gending, SMAS Al-Ma Hadul Islami Beji, SMAN 1 Pandaan, dan SMAN 3 Pasuruan.

Selanjutnya, SMAN 1 Pasuruan, SMAN 1 Purwosari, SMA 45 Purwodadi Pasuruan, SMKN 1 Purwosari, SMKN 1 Grati, SMK Miftahul Huda Gempol, SMK Darul Ulum Purwodadi, SMK PGRI 4 Pasuruan, SLBN Pandaan, SLBN Bandaran 3, SLBN 1 Pasuruan, serta SMK Al-Yasini Wonorejo.

Program revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana belajar mengajar, kenyamanan lingkungan sekolah, serta menunjang penguatan sekolah unggulan dan pendidikan inklusif di Jawa Timur.(FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.