KILASJATIM.COM, Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan insentif Lebaran Idul Fitri 2026, termasuk diskon tiket pesawat, untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong mobilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, paket insentif tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan. Stimulus Lebaran dirancang untuk menekan biaya perjalanan masyarakat selama periode mudik dan balik.
“Insentif Lebaran sedang disiapkan, termasuk diskon tarif pesawat dan kebijakan pendukung lainnya,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Selain diskon transportasi udara, pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebijakan pendukung perjalanan guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Insentif ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan publik sekaligus menggerakkan sektor transportasi, pariwisata, dan konsumsi domestik,” imbuhnya.
Kebijakan tersebut melanjutkan langkah pemerintah pada Lebaran 2025, ketika Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan delapan paket kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I 2025. Salah satunya berupa stimulus Ramadhan–Lebaran untuk mengungkit daya beli masyarakat.
Pada Lebaran 2025, stimulus mencakup diskon tiket pesawat, penurunan tarif tol, serta program diskon belanja nasional seperti Harbolnas, EPIC Sales, dan BINA Diskon. Pemerintah juga menurunkan tarif tol di sejumlah ruas utama untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Presiden Prabowo saat itu menginstruksikan jajaran kementerian terkait, termasuk Kementerian Perhubungan, BUMN, dan Pekerjaan Umum, untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan pelayanan publik selama masa mudik dan libur hari raya.(cit)




