Rute Jember–Jakarta Kembali Dibuka, Layanan Refueling Optimalkan Kapasitas Penumpang

oleh -698 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jember – Pengoperasian kembali penerbangan rute Jember–Jakarta oleh maskapai FlyJaya di Bandara Notohadinegoro, Selasa (13/1/2026), tidak hanya ditandai dengan penurunan harga tiket. Pada hari pertama penerbangan, layanan pengisian bahan bakar pesawat atau refueling avtur juga resmi beroperasi di bandara tersebut.

Kehadiran fasilitas refueling ini menjadi faktor penting dalam optimalisasi kapasitas penumpang. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menjelaskan bahwa sebelumnya keterbatasan pengisian bahan bakar memaksa maskapai membatasi jumlah penumpang dalam setiap penerbangan.

“Alhamdulillah, mulai hari ini refueling sudah bisa dilaksanakan di Bandara Notohadinegoro. Dampaknya sangat signifikan karena kapasitas angkut pesawat bisa dimaksimalkan,” ujar Gatot.

Dengan adanya layanan refueling langsung di Bandara Notohadinegoro, kapasitas pesawat FlyJaya meningkat dari sebelumnya hanya 50 penumpang menjadi 70 penumpang.

Pada hari pertama penerbangan dengan fasilitas refueling tersebut, tingkat keterisian penumpang dari Jember menuju Jakarta tercatat penuh, yakni 70 penumpang atau 100 persen dari kapasitas yang tersedia. Kondisi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi udara dengan tarif yang lebih terjangkau.

“Pengisian avtur dilakukan menggunakan armada truk refueler di Bandara Notohadinegoro, dengan pasokan bahan bakar yang sementara masih didatangkan dari depo Pertamina di Banyuwangi,” jelas Gatot.

Meski pasokan avtur masih berasal dari luar daerah, mekanisme tersebut dinilai sudah memadai untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan.

Gatot menyebutkan, tersedianya layanan refueling ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember, DPR RI, serta Pertamina Patra Niaga. Dengan kesiapan infrastruktur tersebut, penerbangan FlyJaya diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan semakin kompetitif.

“Dengan kapasitas penuh dan harga tiket yang turun, konektivitas Jember–Jakarta menjadi lebih efisien dan ekonomis. Ini sangat mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas bisnis, serta membuka peluang investasi ke Jember,” pungkasnya.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.