DPRD Bondowoso Pastikan Jogging Track Alun-alun Siap Dibangun Tahun 2026

oleh -1077 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Rencana pembangunan jogging track di kawasan Alun-alun Bondowoso mulai memasuki tahap pemantapan. Komisi III DPRD Bondowoso turun langsung ke lokasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memastikan kesiapan proyek yang akan menjadi salah satu ikon ruang publik di pusat kota.

Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi program tahun 2025 sekaligus pengawalan agenda prioritas pemerintah daerah pada tahun anggaran 2026. Proyek tersebut direncanakan menyedot anggaran sebesar Rp1,6 miliar dari skema Rencana Program Lanjutan (RPL).

Ketua Komisi III DPRD Bondowoso, Sutriono, menegaskan bahwa pembangunan jogging track menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang selama ini memanfaatkan Alun-alun untuk berolahraga.

“Lintasan jogging akan mengelilingi Alun-alun secara penuh. Kami pastikan desainnya aman dan nyaman, terutama dengan pelebaran jalur,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Dalam perencanaannya, jalur jogging yang semula selebar 3 meter akan diperluas menjadi 4 meter. Pelebaran ini dinilai penting untuk mengurangi potensi risiko bagi pelari, khususnya dari aktivitas kendaraan di sekitar kawasan Alun-alun.

“Lebarnya ditambah, tapi tidak mengganggu bahu jalan. Jalurnya memang dikhususkan untuk jogging,” jelas Sutriono.

Ia juga memastikan bahwa aspek teknis proyek telah dipersiapkan dengan matang. Detail Engineering Design (DED) pembangunan jogging track telah dirampungkan dan difinalisasi di Bappeda Bondowoso sejak Desember 2025.

Sementara itu, Plt Kepala DLH Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, menjelaskan bahwa proyek ini murni difokuskan pada pembangunan lintasan jogging tanpa tambahan fasilitas olahraga lainnya.

“Fokusnya hanya jogging track, tidak ada fasilitas lain,” katanya.

Meski demikian, penataan ruang publik tetap menjadi perhatian. Penggunaan jogging track akan diatur berdasarkan waktu agar tetap bisa mengakomodasi berbagai aktivitas masyarakat. Pada pagi hingga sore hari, lintasan difungsikan sepenuhnya untuk olahraga. Sedangkan pada malam hari, kawasan tersebut tetap dapat dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima dengan pengaturan jam operasional.

Baca Juga :  Realisasi PAD Dishub Bondowoso Hampir Maksimal, Komisi III DPRD Beri Apresiasi

“PKL beraktivitas mulai pukul 17.00 sampai 22.00. Pagi hari kami pastikan area steril dari aktivitas perdagangan,” terang Aries.

Total lintasan jogging track direncanakan sepanjang kurang lebih 800 meter dengan bentuk melingkar mengelilingi Alun-alun Bondowoso. Pekerjaan fisik ditargetkan mulai berjalan pada Maret 2026.

pemerintah daerah berharap Alun-alun Bondowoso tidak hanya menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga ruang publik yang aman, tertata, dan ramah bagi masyarakat yang ingin berolahraga.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.