KILASJATIM.COM, Surabaya – Konsistensi dan produktivitas menulis buku akademik mengantarkan Wakil Rektor II Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Prof. Mohamad Yusak Anshori, meraih penghargaan Author of the Year dari Penerbit Deepublish pada peringatan HUT ke-16 penerbit nasional tersebut di Yogyakarta.
Penghargaan itu diberikan setelah Deepublish menilai Yusak sebagai salah satu penulis paling produktif dan berpengaruh sepanjang 2025. Dalam kurun satu tahun terakhir, ia tercatat menerbitkan lebih dari 30 buku di bidang manajemen, dengan fokus pada penguatan relasi antara kajian akademik dan praktik bisnis.
Sebagai akademisi sekaligus praktisi, Yusak dikenal aktif menulis buku ajar dan referensi yang digunakan di lingkungan perguruan tinggi maupun kalangan profesional. Tema yang diangkat meliputi manajemen kontemporer, hospitality, revenue management, hingga forecasting, dengan pendekatan aplikatif yang dekat dengan realitas lapangan. “Penghargaan ini saya maknai sebagai amanah. Menulis bukan sekadar publikasi, tetapi bentuk tanggung jawab akademik untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman agar memberi manfaat yang lebih luas,” terang Prof. Yusak.
Pemegang sertifikasi internasional Certified Professional Marketer (CPM-Asia) dari Asia Marketing Foundation, Singapura, itu menjelaskan bahwa sebagian besar bukunya lahir dari proses panjang menguji teori melalui praktik nyata. “Saya berusaha menjembatani teori dengan pengalaman lapangan yang saya temui sehari-hari, agar buku tidak berhenti di tataran konsep,” katanya.
Selain aktif menulis, Yusak juga terlibat dalam jejaring akademik internasional. Ia tercatat sebagai anggota International Editorial Advisory Board Philippine Social Science Journal, University of Negros Occidental-Recoletos, Filipina.
Pimpinan Deepublish menyampaikan bahwa penghargaan Author of the Year diberikan melalui proses penilaian yang mencakup produktivitas, kualitas substansi, serta kontribusi pemikiran penulis terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. “Prof. Yusak dinilai memenuhi seluruh kriteria tersebut secara konsisten sepanjang tahun,” ujar perwakilan Deepublish.
Peringatan HUT ke-16 Deepublish menjadi momentum refleksi peran penerbit dalam memperkuat ekosistem kepenulisan nasional, sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan dengan akademisi dan perguruan tinggi, termasuk Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.(tok)




