KILASJATIM.COM, Surabaya – Caretaker Persebaya Surabaya Uston Nawawi bersyukur atas kemenangan telak 4-0 atas Persijap Jepara pada laga tunda BRI Super League. Ia menilai hasil positif ini lahir dari kerja keras tim serta dukungan penuh suporter, staf pelatih, dan pemain.
Uston menegaskan kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal kebangkitan Persebaya setelah lima laga beruntun berakhir imbang. Ia meminta tim tetap menjaga konsistensi dan tidak cepat berpuas diri.
“Ini baru permulaan. Kami harus terus seperti ini dan tetap rendah hati,” ujar Uston usai laga.
Menurutnya, kemenangan tersebut tidak datang secara instan. Meski gagal menang dalam lima pertandingan sebelumnya, mental bertanding pemain terus diasah agar tetap kompetitif. Evaluasi, kata Uston, juga akan tetap dilakukan meski tim meraih hasil maksimal.
Di sisi lain, Persijap Jepara harus kembali menelan kekalahan telak. Pelatih Persijap Divaldo Alves mengakui timnya menciptakan sejumlah peluang, khususnya di babak pertama, namun gagal memaksimalkannya menjadi gol.
Ia menyebut Persebaya tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momentum. “Kami punya peluang, tapi Persebaya lebih tajam dan itu yang membuat perbedaan,” ujar Divaldo.
Kekalahan ini membuat Persijap tetap tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan sembilan poin dari 15 laga, hanya terpaut dua poin dari dasar klasemen. Situasi tersebut kian menekan Persijap dalam persaingan keluar dari zona degradasi. (cit)




