KILASJATIM.COM, Surabaya – RSUD dr Soetomo Surabaya menyiagakan sumber daya manusia (SDM) hingga ruang perawatan selama momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Rumah sakit rujukan di Jawa Timur ini memprediksi lonjakan pasien dengan keluhan penyakit metabolik, seperti yang terjadi pada periode Nataru tahun sebelumnya.
Direktur Utama RSUD dr Soetomo Prof dr Cita Rosita Sigit Prokoeswa mengatakan, tren penyakit saat Nataru didominasi kegawatdaruratan medis nontrauma, terutama gangguan metabolik.
“Mirip tahun lalu, yang banyak itu penyakit metabolik seperti anemia dan hipertensi. Kegawatdaruratannya medis, bukan kecelakaan, tapi kami tetap siaga,” kata Cita dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).
Berdasarkan data Nataru 25–26 Desember 2024, terdapat 10 diagnosis terbanyak yang ditangani RSUD dr Soetomo. Di antaranya anemia, hiponatremia, hipokalemia, hipertensi, gangguan protein plasma, diabetes melitus, penyakit ginjal akibat hipertensi, anemia pada penyakit neoplastik, anemia kronis lainnya, serta deplesi volume.
Selain pasien dewasa, rumah sakit juga mengantisipasi kedatangan pasien usia anak selama Nataru. Namun, keluhan yang dialami berbeda dengan kelompok usia dewasa dan memerlukan penanganan tersendiri.
Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, RSUD dr Soetomo menyiapkan layanan gawat darurat secara menyeluruh. Kesiapan meliputi area depan IGD, triase, bed IGD medis dan bedah, ruang buffer, ruang operasi, ICU, HCU, hingga NICU.
Dari sisi SDM, rumah sakit menyiagakan sembilan dokter spesialis, dua hingga enam dokter PPDS onsite per hari, serta dua dokter umum per shift. Tenaga perawat disiagakan di IGD, ICU, NICU, kamar operasi, dan layanan anestesi. Selain itu, tersedia radiografer, tenaga farmasi, calltaker, transporter, petugas registrasi, hingga kasir.
Total tenaga yang disiagakan selama Nataru mencapai 804 orang, termasuk tenaga cadangan on call. Rinciannya terdiri atas 35 orang manajemen, 529 tenaga pelayanan, dan 240 staf medis.
“Semua kami siapkan agar pelayanan tetap optimal selama libur Natal dan Tahun Baru,” pungkas Cita. (cit)




