KILASJATIM.COM, Madiun – Perum Perum Bulog Kantor Cabang Madiun telah menyalurkan sekitar 10 ribu ton bantuan pangan beras kepada masyarakat sepanjang 2025. Penyaluran bantuan pemerintah tersebut menjangkau tiga wilayah kerja, yakni Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi.
Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, Willy Adi Purba, mengatakan bahwa penyaluran bantuan berlangsung sejak Januari hingga pertengahan Desember 2025 dan jumlahnya masih berpotensi bertambah hingga akhir tahun. Ia menyebut, capaian penyaluran di Kota Madiun dan Kabupaten Madiun telah mencapai 100 persen, sementara di Kabupaten Ngawi masih berada di kisaran 50 persen.
“Alhamdulillah, untuk Kabupaten Madiun dan Kota Madiun penyaluran bantuan pangan beras sudah 100 persen. Untuk Kabupaten Ngawi masih sekitar 50 persen dan saat ini masih terus berjalan,” ujar Willy.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan pangan beras tersebut tidak memiliki target khusus dari Bulog karena sifatnya merupakan program pemerintah. Data penerima bantuan sepenuhnya mengacu pada DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang telah ditetapkan.
“Bantuan ini sifatnya given dari pemerintah. Jadi data penerima sudah ditentukan melalui DTSEN, dan kami menjalankan penyaluran sesuai ketetapan tersebut,” katanya.
Willy berharap proses penyaluran bantuan pangan beras di wilayah Kabupaten Ngawi dapat berjalan lancar hingga akhir tahun. Ia optimistis seluruh wilayah kerja Bulog Madiun dapat menuntaskan penyaluran bantuan sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah sebelum 2025 berakhir.
“Prosesnya masih berjalan. Insyaallah sampai akhir 2025 nanti semuanya bisa mencapai 100 persen,” ujarnya.(den)



