KILASJATIM.COM, Jakarta – Pemerintah menyiapkan bantuan pangan untuk tiga provinsi yang terdampak banjir dan longsor, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total bantuan yang akan dikirim mencapai 34.200 ton beras dan 6.858 kiloliter (KL) minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pengiriman tahap pertama dilakukan berdasarkan kebutuhan paling mendesak di lapangan.
“Untuk Sumatera Utara kami kirim 16 ribu ton beras dan 3 ribu KL minyak goreng. Sumatera Barat 6.700 ton beras dan 1.300 KL minyak goreng. Untuk Aceh 10 ribu ton beras dan 2 ribu KL minyak goreng,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Secara total, Aceh mendapat alokasi 10.613 ton beras dan 2.122 KL minyak goreng. Sumatera Utara 16.893 ton beras dan 3.378 KL minyak goreng, sementara Sumatera Barat memperoleh 6.794 ton beras dan 1.358 KL minyak goreng. Bantuan ini akan disalurkan melalui Perum Bulog serta Satgas Pangan TNI–Polri.
Selain menyalurkan bantuan, Kementerian Pertanian juga mengirim tim ke lapangan untuk mengecek kondisi pertanian pascabanjir. Amran memastikan ketahanan pangan di tiga wilayah tersebut tetap aman karena produksi beras Aceh dan Sumut masih menunjukkan surplus.
“Stok beras Aceh sekitar 871 ribu ton, dan Sumut juga surplus cukup besar. Jadi tidak ada masalah,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui bencana banjir tetap berdampak pada sebagian lahan tanam. Namun, skala kerusakannya disebut tidak signifikan.
“Dari total 7,3 juta hektare lahan di Indonesia, yang terdampak hanya sekitar 50 sampai 100 hektare. Dampaknya sangat kecil,” ujarnya.
Dengan kondisi stok yang masih mencukupi dan distribusi bantuan yang segera bergerak, pemerintah meyakini kebutuhan pangan masyarakat di tiga provinsi dapat terpenuhi selama masa pemulihan bencana.(cit)




