Produksi Garam Rakyat di Sampang Anjlok Akibat Cuaca Tak Menentu

oleh -462 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sampang – Produksi garam rakyat di Kabupaten Sampang pada tahun 2025 mengalami penurunan signifikan akibat kondisi cuaca yang tidak stabil dan anomali iklim yang menghambat proses penggaraman. Meskipun target awal produksi cukup tinggi, realisasi di lapangan jauh dari harapan.

Kepala Bidang Budidaya dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sampang, M. Mahfud, menyebutkan bahwa hingga September 2025, produksi garam hanya mencapai sekitar 12 ribu ton, sementara stok yang tersedia sekitar 42 ribu ton.

“Jadi per September ada sekitar 12 ribu ton sedangkan stok saat ini sekitar 42 ribu ton,” ujar Mahfud, Senin (10/11/2025).

Mahfud menjelaskan, frekuensi hujan yang masih tinggi menyebabkan proses penguapan air laut menjadi tidak optimal. Akibatnya, para petani garam tidak bisa memaksimalkan hasil panen, bahkan sebagian hasil garam mengalami perubahan warna menjadi kekuningan, yang menurunkan kualitas produksi.

“Hujan yang masih sering turun menghambat produksi, sehingga petani tidak bisa maksimal. Sebagian garam berubah kekuningan, jadi kualitasnya menurun,” terangnya.

DKP Sampang sebelumnya menargetkan produksi garam tahun 2025 mencapai 325.000 ton. Namun, dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, pihaknya pesimis target tersebut dapat dicapai.

“Target kita sendiri tahun ini 325.000 ton, tapi karena faktor anomali cuaca, kita pesimis bisa mencapai target,” kata Mahfud.

Kabupaten Sampang memiliki lahan tambak garam seluas sekitar 3.200 hektare yang tersebar di tujuh kecamatan. Namun, sebagian lahan telah beralih fungsi menjadi permukiman, sehingga turut mempengaruhi kapasitas produksi garam rakyat.

Penurunan produksi garam di Sampang ini menambah daftar daerah sentra garam yang terdampak perubahan cuaca ekstrem di Indonesia. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan dan solusi bagi petani garam agar tetap mampu bertahan menghadapi tantangan iklim dan penurunan produktivitas.(sam)

No More Posts Available.

No more pages to load.