Pemerintah Bahas Rencana Penggabungan GoTo dan Grab, Terkait Penguatan Ekosistem Transportasi Daring

oleh -814 Dilihat

Foto: dok. Grab

KILASJATIM.COM, Jakarta – Pemerintah mengungkapkan adanya rencana penggabungan antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa rencana tersebut masih dalam pembahasan dan menjadi bagian dari kajian pemerintah mengenai ekosistem transportasi daring nasional.

“Rencana begitu,” ujar Prasetyo, dikutip Sabtu (8/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pembahasan penggabungan dua perusahaan besar di sektor transportasi digital tersebut berada dalam lingkup penyusunan rancangan peraturan presiden (Perpres) mengenai ojek daring. Pemerintah, kata dia, tengah memastikan kebijakan yang lahir nantinya dapat menyeimbangkan kepentingan mitra pengemudi dan perusahaan aplikator.

Prasetyo juga mengungkapkan bahwa Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan dilibatkan dalam proses penggabungan itu. Namun, skema penggabungan—baik melalui merger maupun akuisisi—masih dikaji.

“Ya, ini lagi dicari skemanya,” ujarnya.

Menurut Prasetyo, langkah ini bukan hanya menyangkut kepentingan bisnis, tetapi juga kondisi sosial-ekonomi para mitra pengemudi yang jumlahnya sangat besar dan selama ini menjadi bagian penting dalam pergerakan ekonomi harian.

“Perusahaan ini adalah pelayanan yang menciptakan tenaga kerja. Saudara-saudara kita yang menjadi mitra itu jumlahnya cukup besar. Kita tersadar bahwa ojol adalah pahlawan ekonomi, menggerakkan ekonomi. Jadi tujuan utamanya arahnya ke situ,” katanya.

Terkait penyusunan Perpres ojek daring, Prasetyo menambahkan bahwa regulasi tersebut masih dalam tahap penyempurnaan. Pemerintah melibatkan perwakilan mitra pengemudi dan perusahaan aplikator untuk merumuskan aturan yang adil dan efektif.

“Sedang terus disempurnakan, dilengkapi dari berbagai pihak, baik teman-teman mitra ojol maupun teman-teman aplikator,” pungkasnya.(den)

Baca Juga :  Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu, Dua Pengemudi Luka

No More Posts Available.

No more pages to load.