Disperdagin Kota Kediri Sidak Bengkel, Telusuri Keluhan Motor Bermasalah Usai Isi BBM

oleh -573 Dilihat
Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh. Ridwan (paling kanan) saat menggelar sidak di sejumlah bengkel Kota Kediri, Rabu (5/11/2025). (Foto: Dinas Kominfo Kota Kediri)

KILASJATIM.COM, Kediri – Menanggapi keluhan warga, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah bengkel pada Rabu (5/11/2025) untuk menelusuri dugaan penyebab motor bermasalah usai pengisian bahan bakar. Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh. Ridwan, menyebut langkah ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat dan arahan Wali Kota agar pemerintah memastikan sumber masalah di lapangan.

“Ada beberapa informasi dari masyarakat tentang kendaraan yang bermasalah setelah isi BBM. Kami ditugaskan mbak Wali menggali keterangan pelaku usaha perbengkelan untuk mendapatkan kejelasan,” ujar Ridwan. Sidak dilakukan menyebar di tiga kecamatan di wilayah Kota Kediri. Dari pantauan petugas, beberapa bengkel melaporkan peningkatan layanan servis dengan keluhan yang cenderung serupa. “Untuk sementara masih tahap pengumpulan data. Laporan lengkap akan kami sampaikan ke mbak Wali,” katanya.

Ridwan mengimbau masyarakat tetap tenang dan bijak memilih bahan bakar. “Usahakan membeli bahan bakar dengan kualitas terbaik untuk kendaraan panjenengan,” ucapnya. Ia menegaskan pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila diperlukan tindak lanjut teknis.

Rudi, mekanik bengkel resmi di Kelurahan Campurejo, membenarkan lonjakan motor masuk dengan keluhan mesin brebet sejak akhir Oktober hingga awal November. “Berdasarkan pemeriksaan, indikasinya terkait bahan bakar yang digunakan. Penanganan yang kami lakukan antara lain membersihkan filter fuel pump, injector, dan ganti busi,” kata Rudi. Ia berharap persoalan segera ditangani agar tidak menimbulkan keresahan, termasuk opsi kompensasi bagi yang terdampak dan perbaikan kualitas bahan bakar agar kejadian serupa tidak terulang.(put)

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Setor PBBKB Tahun 2025 Sebesar Rp4,3 Triliun

No More Posts Available.

No more pages to load.