KILASJATIM.COM, Sorong – Misi dagang yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Papua Barat Daya di Kota Sorong, berhasil menorehkan angka transaksi fantastis, menembus lebih dari Rp506 miliar. Capaian ini menjadi bukti nyata kolaborasi antarprovinsi yang efektif dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dan Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, turut hadir langsung dalam gelaran tersebut. Keduanya menyatakan apresiasi mendalam atas antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh para pelaku usaha yang berpartisipasi dalam misi dagang ini.
Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, menilai bahwa nilai transaksi yang berhasil dicapai bukanlah angka yang remeh. “Ini menunjukkan komitmen kuat antarprovinsi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperluas jaringan perdagangan nasional,” ujar Musyafak, Senin (23/6/2025).
Musyafak berharap keberhasilan ini menjadi langkah strategis untuk membuka peluang investasi yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur. “Selain transaksi, momen ini juga harus dimanfaatkan sebagai wadah diskusi untuk merumuskan langkah menuju investasi berkelanjutan dan pengolahan bersama,” tambahnya.
Senada dengan Musyafak, Wakil Gubernur Emil Dardak menekankan pentingnya sinergi ekonomi antar daerah sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Emil Dardak optimis bahwa kerja sama semacam ini akan memperkuat ketahanan ekonomi di wilayah timur Indonesia.
Misi dagang ini mempertemukan berbagai pelaku usaha dari beragam sektor, mulai dari pangan, hasil pertanian, perikanan, hingga produk industri kecil menengah. Pemerintah berharap kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus berkembang dan merambah ke sektor-sektor strategis lainnya di masa mendatang. (den)
