Inspiratif! Anak-anak Berkebutuhan Khusus Ini Tampil Memukau

oleh -768 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Momen penuh haru bercampur kebahagiaan mewarnai acara pelepasan siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Nur Rahmah. Kegiatan ini menjadi ajang untuk merayakan pencapaian dan semangat juang para Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Acara yang diikuti 50 siswa ini berlangsung meriah namun menyentuh. Para siswa, menampilkan berbagai kreativitas seni yang menggambarkan potensi luar biasa yang mereka miliki.

Kepala SLB Nur Rahmah, Farhat Indana Lazuzfa atau yang akrab disapa Bu Fara, menyampaikan bahwa wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghargaan terhadap perjuangan dan kerja keras siswa selama setahun.

“Anak-anak SLB juga layak mendapat apresiasi yang sama seperti anak-anak reguler. Wisuda di mal atau hotel bukan hanya untuk TK atau SD umum, anak-anak istimewa juga pantas mendapat momen yang membanggakan,” ujar Fara di sela kegiatan yang dilangsungkan di Creative Room, lantai 2 Royal Plaza Surabaya, Selasa (3/6/2025).

Ia menyampaikan rasa bangganya terhadap dua siswi tunarungu, Vizah dan Fefe, yang berhasil meraih prestasi membanggakan di bidang tata rias profesional. Keduanya mengikuti kelas bersama peserta dewasa non-disabilitas dan dinobatkan sebagai yang terbaik.

“Meski tangan mereka kecil, mereka paling telaten dan sabar. Itu prestasi yang luar biasa,” tambahnya.

Namun di balik semangat tersebut, Bu Fara juga mengungkapkan tantangan berat yang dihadapi, terutama soal faktor ekonomi dan mental orang tua.

“Mayoritas orang tua siswa kami berasal dari keluarga menengah ke bawah. Tidak semua siap menerima kenyataan memiliki anak disabilitas. Itulah sebabnya kami sering mencari donatur,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada para orang tua agar tidak malu memiliki anak disabilitas, dan justru harus menggali serta mengembangkan potensi anak-anak mereka.

Baca Juga :  Hari Pahlawan, Pakar Sejarah Dorong Anak Muda jadi Pahlawan Masa Kini

“Anak disabilitas adalah kunci surga. Tinggal kita mau masuk atau tidak. Jangan sembunyikan mereka, beri hak bermain, belajar, dan bersosialisasi sebagaimana anak normal lainnya,” pesan Fara penuh semangat.

Acara yang mengusung tema ‘Titi Laras Tumraping Cahya’ atau ‘Langkah Selaras Menuju Cahaya’ juga menjadi ajang ungkapan terima kasih dan syukur para wali murid yang hadir dengan memberikan pernyataan yang membuat undangan yang hadir tak kuasa membendung air mata.

“Kalau bukan karena SLB Nur Rahmah, saya tak tahu bagaimana nasib anak saya. Di sini, anak saya dibimbing dengan sabar hingga hari ini bisa ikut wisuda,” tutur salah satu wali murid, Jamiah, yang tak kuasa menahan rasa syukur.

Sementara donatur tetap SLB Nur Rahmah, Nene Purwaningsih, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pendidikan anak-anak disabilitas.

“Awalnya saya berbagi sembako, tapi saya sadar pendidikan lebih berdampak. Insyaallah saya akan membantu SPP beberapa siswa agar mereka bisa terus sekolah hingga ke jenjang tertinggi,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bersinar, selama ada dukungan, cinta, dan kesempatan yang setara bagi semua anak. (TAM)

No More Posts Available.

No more pages to load.