Pasokan Aman, Kementan Sebut Stok Beras Nasional Tembus 3,18 Juta Ton

oleh -1139 Dilihat
(Foto: Ilustrasi-Ist/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) nasional saat ini mencapai 3,18 juta ton. Jumlah ini menjadi yang tertinggi dalam 23 tahun terakhir, bahkan disebut-sebut sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Capaian kita saat ini, khususnya stok, itu 3.180.000 ton per hari ini. Itu tertinggi selama 23 tahun, bahkan bisa jadi itu selama Indonesia merdeka,” ujar Amran, Minggu (27/4/2025).

Amran menyampaikan, seluruh stok tersebut saat ini tersimpan di gudang milik Perum Bulog. Ia menegaskan, capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian nasional.

Atas capaian ini, Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari kepala dinas, penyuluh pertanian lapangan (PPL), jajaran TNI-Polri, hingga BUMN seperti Bulog dan Pupuk Indonesia.

Tidak hanya stok beras, Amran juga mengungkapkan bahwa produksi beras nasional mengalami lonjakan sebesar 50–62 persen pada periode Januari hingga April 2025. Data ini berdasarkan catatan resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Amran menyebut, lonjakan produksi ini tidak lepas dari arahan besar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang melalui Inpres dan Perpres telah mempercepat upaya peningkatan produksi pertanian nasional.

“Ini berkat kerja keras kita atas perintah gagasan besar oleh Bapak Presiden Republik Indonesia. Beliau luar biasa, menerbitkan Inpres dan Perpres dalam 100 hari kepemimpinan,” jelasnya.

Menurut Amran, sejumlah langkah konkret yang diambil, seperti memperbesar alokasi pupuk, menyederhanakan regulasi, hingga mempercepat distribusi sarana produksi, telah mempermudah petani dalam mengakses kebutuhan pertanian, khususnya pupuk.

Ia juga memberikan apresiasi besar terhadap peran penyuluh pertanian lapangan dan seluruh kepala dinas di berbagai daerah yang solid mendukung peningkatan produksi nasional.

Baca Juga :  Bupati Bondowoso: Festival Kironggo Jadi Ruang Meneguhkan Jati Diri dan Merawat Sejarah

Sebagai penutup, Amran menyampaikan rasa bangganya, karena di saat sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Jepang mengalami kesulitan pangan dan lonjakan harga, Indonesia justru mengalami surplus beras.

“Di saat ini kita surplus (beras), di saat negara sahabat, negara tetangga Malaysia, Filipina, dan Jepang kesulitan pangan. Itu kebanggaan kita,” pungkasnya.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.