Operasi Lilin Semeru 2024: Kasus Kriminal dan Kecelakaan di Jatim Menurun Signifikan

oleh -1296 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Hingga hari ke-12 pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024, yang berlangsung dari 21 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025, tercatat tren penurunan kasus di wilayah hukum Polda Jawa Timur jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan oleh Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, yang juga menjabat sebagai Kasatgas Humas Operasi Lilin Semeru 2024, usai mengikuti Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Lilin Semeru 2024 pada Kamis (2/1/2025).

Menurut Kombes Pol Dirmanto, kejahatan jalanan mengalami penurunan signifikan sebesar 20%. Pada 2023 tercatat 1.463 kejadian, sementara di 2024 turun menjadi 1.165 kejadian. Gangguan ketentraman dan ketertiban umum juga menunjukkan penurunan sebesar 25%, dari 56 kasus di tahun 2023 menjadi 42 kasus di tahun 2024.

Namun, di sisi lain, kejadian bencana alam menunjukkan peningkatan sebesar 111%. “Pada 2023 terdapat 9 kejadian bencana alam, sementara di 2024 naik menjadi 19 kejadian,” jelas Kombes Dirmanto.

Lebih lanjut, Kombes Pol Dirmanto juga menjelaskan bahwa kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) mengalami penurunan 4%. Pada 2023 tercatat 78 kasus, sementara pada 2024 turun menjadi 75 kasus.

Selain itu, penurunan signifikan juga terlihat pada kasus kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024. Untuk kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua, terdapat penurunan 32%, dari 969 kasus pada 2023 menjadi 663 kasus di 2024.

Kecelakaan yang melibatkan mobil penumpang turun sebesar 44%, dari 145 kasus pada 2023 menjadi 81 kasus di 2024. Kecelakaan mobil pengangkut barang juga menurun 47%, dari 143 kasus menjadi 76 kasus. Sementara itu, kecelakaan yang melibatkan bus mengalami penurunan paling signifikan, yakni 79%, dari 28 kasus di 2023 menjadi hanya 6 kasus di 2024.

Baca Juga :  Operasi Zebra Semeru 2024, Polda Jatim Catat 570 Kecelakaan dan 21 Orang Meninggal Dunia

Kombes Pol Dirmanto menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Jawa Timur atas partisipasi aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Ia juga menambahkan bahwa perayaan malam pergantian tahun di Jawa Timur berlangsung aman dan tertib. “Terima kasih kami sampaikan kepada masyarakat atas partisipasinya dalam menjaga kondusifitas di Jawa Timur,” tutupnya. (bud)

No More Posts Available.

No more pages to load.