Tiga Komoditas Penyumbang Tertinggi Inflasi di Jatim.

oleh

*Bawang putih, Beras dan Sewa Rumah Akibatkan  Inflasi Capai 0,16%

Teguh Pramono,  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)  Jatim.

 

 

SURABAYA, kilasjatim.com: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat, pada Februari 2018, Jatim mengalami inflasi sebesar 0,16 persen.

Sedikitnya ada tiga komoditas penyumbang tertinggi inflasi di Jatim, diantaranya, bawang putih, beras dan sewa rumah. Sementara untuk komoditas yang memberikan andil terbesar deflasi yaitu telur ayam ras, tarif angkutan udara, dan daging ayam ras.

Teguh Pramono Kepala BPS Jatim mengatakan
selama Februari 2018, dari tujuh kelompok pengeluaran di Jatim, ada enam kelompok mengalami inflasi dan satu kelompok mengalami deflasi. Kelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,43 persen.

“Kalau kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,18 persen,” ujar Teguh di kantornya Kamis (01/03/2018)

Menurut Teguh, laju inflasi tahunan atau Year on Year (YoY) Jatim pada Februari 2018 mencapai 3,01 persen. Angka tersebut lebih rendah dibanding YoY Februari 2017, yaitu sebesar 3,99 persen.

“Pada Februari 2018, lima ibu kota provinsi di Pulau Jawa mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di DKI Jakarta dan Semarang sebesar 0,37 persen, sedangkan deflasi terjadi di Yogyakarta sebesar 0,05 persen,” paparnya. (kj5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *