PWI Jatim Gelar Lomba Karya Desain Maskot HPN 2019 & HUT PWI ke 73

oleh

Surabaya, kilasjatim.com: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim bertindak cepat. Setelah ditunjuk sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2019 dan HUT PWI ke-73, pengurus PWI Jatim menggelar lomba karya desain maskot HPN 2019 dan HUT PWI ke-73.

“Kita harapkan partisipasi kalangan pengelola media massa (wartawan dan karyawan perusahaan pers) untuk bisa ikut serta lomba ini,” kata Ketua PWI Jatim, H Akhmad Munir di Surabaya, Selasa (24/7/2018).

Maskot HPN dan HUT PWI ke-73 ini harus bercirikan dan menunjukkan adat, budaya, dan ciri khas Jatim. Peserta lomba adalah insan media di Jatim (wartawan atau karyawan perusahaan pers yang berbadan hukum, dibuktikan dengan menyertakan ID Card pada perusahaan media tempat bekerja).

Karya desain maskot HPN 2019  harus asli, bukan saduran atau jiplakan (plagiat). Karya desain maskot HPN 2019  boleh dihasilkan dari perorangan atau tim (kelompok), dan setiap peserta lomba hanya boleh mengirimkan satu karya desain.

“Seluruh karya desain maskot HPN 2019 merupakan tanggung jawab peserta. Panitia lomba terbebas dari segala  tuntutan dari pihak ketiga. Setiap peserta lomba karya desain maskot HPN 2019 harus menuliskan judul dan cerita singkat tentang karyanya. Panitia berhak untuk mempublikasikan hasil karya desain maskot HPN 2019 yang dinilai terbaik dalam bentuk apapun,” jelasnya.

Selain itu, karya desain maskot HPN 2019 yang dikirimkan dalam bentuk soft copy dan berupa print out (cetak) di kertas ukuran A4, dan desain 3 dimensi, rangkap 3 (tiga). “Karya desain terbaik akan mendapat hadiah Rp 10 juta, dan setiap nominator akan mendapatkan hadiah Rp 2,5 juta,” ujarnya.

Tentang pelaksanaan lomba ini, Munir menyebut karya desain maskot HPN 2019 dikirimkan mulai 1-16 Agustus 2018 (cap pos) ke sekretariat panitia, Gedung PWI Jatim, Jalan Taman Apsari 15-17 Surabaya. Sedangkan pemenang dan nominator akan diumumkan pada minggu terakhir bulan Agustus 2018.

Dalam kegiatan ini, PWI Jatim melibatkan sejumlah tokoh sebagai anggota Dewan Juri. Mereka berasal dari kalangan wartawan senior, akademisi, dan praktisi.

“Keputusan dewan juri bersifat mutlak, sah, dan tidak dapat diganggu gugat. Dan pemenang lomba adalah karya desain terbaik serta 4 nominator,” tegas Munir. (Wah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *