Insan Pers Banyuwangi Peringati Hari Pers Nasional

oleh
Peringatan ke-74 Hari Pers Nasional diperingati dengan hidmat oleh para insan pers di Banyuwangi.

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Peringatan ke-74 Hari Pers Nasional diperingati dengan hidmat oleh para insan pers di Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meminta kepada insan pers menyuguhkan berita berimbang, berbobot dan mencerdaskan. Selain itu, perkembangan zaman dan teknologi juga diperlukan dalam menunjang kinerja yang baik bagi insan pers.

Diikuti oleh puluhan wartawan, acara yang digelar di Lorong Bambu, sebuah lokasi ikonik di pusat kota Banyuwangi itu diikuti oleh Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin dan Kadis Kominfo dan Persandian Banyuwangi, Budi Santoso.

Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan pers berperan penting dalam kehidupan bangsa ini. Peran kunci pers adalah dalam hal memberikan informasi kepada publik. Di Banyuwangi sendiri, menurut dia, pers berhasil melakukan perannya dengan baik karena memegang tiga hal. Yakni koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi.

“Tiga hal ini dipegang baik oleh pers di Banyuwangi. Komunikasi dan koordinasi dilakukan dengan baik. Kolaborasi juga senantiasa dilakukan dengna baik pula. Semoga ke depan tiga hal ini tetap menjadi komitmen baik,” kata Kombespol Arman, Senin (10/2/2020).

BACA JUGA: Pecinan Street Food, Wisata Kuliner Tionghoa Ala Banyuwangi

Dalam kesempatan itu, Arman juga mengajak insan pers untuk mulai berpikir perubahan ke depan. Saat ini, kata dia, sudah banyak negara yang telah melampaui era teknologi 4.0. Dicontohkan dia negara Jepang.

“Jepang bahkan mulai menuju 8.0. Tidak hanya bicara tentang teknologi, tapi dalam melakukan perubahan faktor mentalitas dan karakter positif menjadi hal penting yang dipegang Jepang. Saya berharap ini juga dipegang oleh pers di Banyuwangi,” ajak Arman.

Sementara itu, Kadis Kominfo, Budi Santoso menambahkan bahwa peringatan hari pers ini menjadi momentum bagi pers. Selain untuk menghadirkan berita penyeimbang, pers juga memegang kode etik jurnalistik serta memiliki tanggung jawab dalam pemberitaannya.

“Kami berharap pers selain menjadi penyeimbang, juga berperan sebagai media edukasi bagi publik. Dan saya rasa, pers di Banyuwangi sudah berperan sebagai media edukasi bagi rakyat,” kata Budi. (hms/kj17)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *