Bareng Pemkot Surabaya, Kadin Buka Layanan Perizinan Startup Kilat

oleh
Selain program ”Pulang Bawa Izin”, Kadin Surabaya juga bakal menggelar talk show bertajuk ”Organisasi dan Pengusaha, Pentingkah?” yang dilaksanakan di Grand City, Sabtu 26 Oktober 2019.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya bersama Pemkot Surabaya membuka booth pelayanan publik terkait perizinan untuk para pelaku usaha rintisan (startup) di Kota Pahlawan. Booth itu bakal dibuka di Grand City, Surabaya, pada Sabtu 26 Oktober 2019.

”Program ini kami namakan ”Pulang Bawa Izin”, didedikasikan untuk pengusaha pemula Kota Pahlawan yang ingin mengurus dan melengkapi izin usahanya. Terima kasih kepada dinas-dinas terkait di Pemkot Surabaya yang telah membantu program ini, yang tentu menunjukkan bagaimana komitmen Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terhadap kemajuan dunia usaha di Surabaya,” ujar Ketua Kadin Surabaya, Muhammad Ali Affandi, Rabu 23 Oktober 2019.

”Hanya dengan datang ke program tersebut, dalam satu hari di satu tempat, bisa mendapatkan kemudahan untuk mengurus perizinan. Tentu startup di sini bukan hanya yang terkait teknologi, tapi juga usaha rintisan makanan, minuman, jasa, dan sebagainya,” imbuh Andi, sapaan akrabnya.

Selain membantu para pelaku startup yang mayoritas masih berskala mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengurus perizinan, lanjut Andi, program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mengurus izin itu sebenarnya mudah.

BACA JUGA: Pelaku UMKM Jatim Mendapat Pencerahan dan Pendampingan dari Kadin

”Kadang hanya di pikiran kita saja bahwa mengurus izin itu sulit. Nah dengan program ini, kami berharap bisa sekaligus ikut sosialisasi bahwa mengurus izin di Surabaya ini sangat mudah. Bu Risma telah melakukan reformasi birokrasi. Jadi setelah acara ini, kabar-kabar bisa menyebar soal perizinan mudah, dan teman-teman UMKM ke depannya bisa mengurusnya di tempat pelayanan terpadu milik Pemkot Surabaya,” ujar Andi.

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin Surabaya, Abdul Ghofur menambahkan, program tersebut adalah rangkaian acara jelang pengukuhan pengurus baru Kadin Surabaya yang rencananya bakal digelar pada bulan November 2019.

Selain program ”Pulang Bawa Izin”, Kadin Surabaya juga bakal menggelar talk show bertajuk ”Organisasi dan Pengusaha, Pentingkah?” yang dilaksanakan di Grand City, Sabtu 26 Oktober 2019. Pembicaranya adalah Wakil Ketua Kadin Surabaya, Triandi Gunawan yang juga pengusaha properti dan perikalanan, Wakil Ketua Kadin Surabaya, Mufid Wahyudi yang juga CEO Black Canyon Coffee di Indonesia, dan Branch Manager Parahita Diagnostic Center, Mizal Sulthon. Adapun moderator adalah presenter televisi, Agnes Santoso.

”Lewat talk show ini kami ingin menunjukkan bagaimana organisasi pengusaha berperan penting dalam kesuksesan bisnis para pelaku usaha tersebut. Kami akan membedah alasan para pembicara yang sudah terbukti sukses berbisnis tentang mengapa sih pelaku usaha itu perlu jadi anggota organisasi seperti Kadin Surabaya,” jelas Ghofur.

BACA JUGA: Kadin Surabaya Bentuk Bidang Baru Garap Industri Olahraga, Startup, dan MICE

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pelantikan Pengurus Kadin Surabaya, Satria Wicaksono mengatakan, rangkaian kegiatan menuju pelantikan digelar untuk semakin mendekatkan Kadin kepada para pemangku kepentingan di Kota Pahlawan.

”Kadin Surabaya ingin menjadi instrumen yang bisa terus memfasilitasi kepentingan pelaku usaha, karena itu kami berupaya hadir memberi program-program yang bermanfaat bagi kalangan dunia bisnis,” ujar Satria. (*/kj1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *