Wagub Jatim Emil Dardak : Jawa Timur Sudah Siapkan SDM Unggul Hadapi Industri 4.0

oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak
menyatakan Jawa Timur
sudah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul  dalam menghadapi industri 4.0.

Hal ini disampaikan Emil dalam sbutannya di acara
Transformational Expert Development Festival (TED Fest) yang digelar Telkomsel di Dyandra Convention Center Surabaya pada 4-5 Desember 2019.

“Masa depan Indonesia termasuk Jawa Timur ada pada human capital. Memang kita dibekali kekayaan alam, tapi jika fokus di sini saja tak akan sustainable. Makanya upaya ke depan human capital. Di Jatim tepatnya di kawasan Singosari, Malang akan dibangun kawasan ekonomi khusus untuk digital and tourism. Tentunya hal itu akan dibutuhkan SDM unggul,” kata Emil di hadapan peserta dan undangan, Kamis (5/12/2019).

Untuk kesuksesan tersebut menurut Emil, kuncinya adalah koneksinya, kolaborasi dan commerce. Pemerintah dalam hal ini  mendorong para pelaku bisnis, utamanya yang bergerak di dunia digital, untuk meningkatkan kolaborasi.

“Tidak hanya untuk memajukan Jatim, tapi juga untuk memajukan Indonesia. Di sini kita berupaya bagaimana generasi penerus ini mampu memajukan Jawa Timur sebagai basis digital ekonomi di Indonesia,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, PT Telekomunikasi Selular atau Telkomsel menyelenggarakan Transformational Expert Development Festival (TED Fest) di Dyandra Convention Center Surabaya pada 4-5 Desember 2019. Kegiatan ini diinisiasi Telkomsel melalui Transformation Management Office (TMO).

Telkomsel terus berkomitmen dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan inisiatif Making Indonesia 4.0 yang telah disusun untuk menghadapi Industri 4.0. Sebagai digital telco company, Telkomsel juga siap mengakselerasikan negeri dengan mengembangkan ekosistem digital di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachrir mengatakan, kegiatan yang baru pertama kali digelar ini merupakan serangkaian konferensi, seminar, dan diskusi panel yang memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan Telkomsel tingkat Area, Regional, dan Branch serta mahasiswa dan komunitas untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan baru, khususnya di bidang digital.

“Untuk kali ini, tema yang diusung adalah We The People 4.0, yang diharapkan mampu mendorong para insan Telkomsel untuk menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam menghadapi Industri 4.0 sekaligus memiliki daya saing di era digital yang disruptif ini,” katanya.

Gol dari acara ini adalah  memberikan pengetahuan pada peserta terkait perubahan  dan reaksi dalam menyambut perubahan kompetensi yang ada saat ini. TED Fest tahun ini diharapkan mampu mengeksplorasi, mengembangkan, dan melancarkan kapabilitas-kapabilitas yang menjadi fokus penting di Industri 4.0.

TED Fest: We The People 4.0 mengangkat sejumlah topik di bidang digital, seperti data science, data analytics, digital marketing, UI/UX, Internet of Things (IoT), hingga financial technology. Materi ini sengaja dipilih dengan harapan peserta dapat mengembangkan diri mengikuti perkembangan Industri 4.0, khususnya pengaruhnya terhadap industri telekomunikasi dan bisnis digital.

“Peserta yang ikut sangat antusias, dalam acara tersebut tercatat sekitar 450 peserta. Di antaranya, 200 mahasiswa dan sisanya dari kalangan komunitas. Sejumlah pembicara membagikan ilmu dan pengalamannya di industri pada program tersebut meliputi Borrys Hasian (Director of DesignOps Gojek), Edward Killian (CMO LinkAja), Alamanda Shantika (Founder & CEO Binar Academy), dan Noni Purnomo (CEO Bluebird),” urainya.

Sementara itu, Vice President HC Business Partner Commerce Telkomsel, Dudun Abdul Falah Sidiq menyampaikan ke depannya, guna menyebarkan spirit transformasi hingga ke pelosok negeri, Telkomsel akan menyelenggarakan TED Fest di beberapa kota lainnya di seluruh Indonesia.

“Salah satu kota yang akan dituju adalah Makassar pada 2020 mendatang, dengan topik yang diangkat meliputi talent secondment, software development academy, business intelligence clinic, dan pricing analytics clinic,” ujarnya.

Executive Vice President East Area Sales Telkomsel, Ronny Arnaz menambahkan, antusiasme peserta tak hanya dari mahasiswa dan komunitas, namun juga karyawan Telkomsel. Ini sebuah hal positif, mengingat pihaknya memang membutuhkan akselerasi khususnya akan perubahan di dunia kerja ke depan.

“Telkomsel banyak program terkait digital dan penyiapan menghadapi industri 4.0. Makanya sangat penting untuk meng-upgrade kapabilitas dan mengubah mindset bahwa mau tak mau era digital ini yang akan berbicara ke depan,” papar Ronny.

Ke depannya, guna menyebarkan spirit transformasi hingga ke pelosok negeri, Telkomsel akan menyelenggarakan TED Fest di beberapa kota lainnya di seluruh Indonesia. Salah satu kota yang akan dituju adalah Makassar pada 2020 mendatang, dengan topik yang diangkat meliputi talent secondment, software development academy, business intelligence clinic, dan pricing analytics clinic. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *