Tak Perlu Bedah, Klinik Amethyst Tawarkan Perawatan Bokong dengan Filler Variofill

oleh -824 Dilihat
dr Boedi Raharjo - Founder Amethyst Aesthetic Clinic Surabaya menjelaskan layanan kecantikan di kliniknya kepada pengunjung pameran kecantikan BeYouVerse di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (2/8/2025).

KILASJATIM.COM, Surabaya — Perawatan estetika kini tak lagi terbatas pada wajah. Tren kecantikan telah merambah ke area tubuh lain seperti leher, lengan, hingga bokong. Bahkan, perawatan bokong kini menjadi salah satu layanan premium yang diminati oleh mereka yang ingin tampil lebih percaya diri, termasuk di Surabaya.

Amethyst Aesthetic Clinic menghadirkan solusi inovatif untuk perawatan bokong melalui teknologi dermal filler Variofill, produk asal Jerman yang dirancang khusus untuk menambah volume dan membentuk bokong secara alami tanpa prosedur bedah.

“Selama ini kita mengenal filler hanya untuk wajah. Padahal anatomi bokong sangat berbeda, penuh dengan otot dan lemak, sehingga membutuhkan produk dengan karakteristik khusus,” jelas dr Boedi Raharjo, Founder Amethyst Aesthetic Clinic, di sela-sela pameran kecantikan BeYouVerse di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (2/8/2025).

Menurut Boedi, Variofill mengandung asam hyaluronat dengan konsentrasi 33 mg per mililiter, yang mampu menyatu dengan struktur otot dan lemak di bokong. Hasilnya, bentuk bokong terlihat lebih berisi, simetris, dan tetap mengikuti pergerakan alami tubuh.

“Ini bukan hanya soal estetika, tapi soal kepercayaan diri. Banyak pasien kami, terutama perempuan yang mengeluhkan bentuk bokong yang kendor atau asimetris pasca melahirkan. Olahraga saja sering kali tidak cukup,” ungkapnya.

Sarah Sitanala, Direktur Reuno Medical selaku distributor Variofill di Indonesia, menegaskan bahwa teknologi filler ini jauh lebih aman dibandingkan implan bokong. “Implan bisa bergeser, sementara Variofill menyatu dengan jaringan tubuh sehingga tidak berpindah posisi. Hasilnya halus dan natural, bahkan tidak terasa ada tambahan saat diraba,” jelasnya.

Variofill telah mendapatkan sertifikasi CE Eropa dan dipublikasikan dalam jurnal medis internasional, termasuk dalam forum estetika dunia IMCAS Paris. Di Indonesia, Amethyst menjadi pelopor yang mengenalkan perawatan ini secara terbuka.

Baca Juga :  Maxine Aesthetic Clinic Perkenalkan Layanan Terapi Enzim DMK

“Ini memang masih dianggap tabu oleh sebagian orang, tapi kami ingin edukasi bahwa ini bukan semata soal penampilan, melainkan bentuk penghargaan terhadap tubuh sendiri,” tambah Sarah.
Hasil Langsung Terlihat, Harga Kompetitif

Prosedur perawatan dengan Variofill berlangsung cepat, tanpa bedah, dan hasilnya bisa langsung terlihat. Efeknya pun tahan lama, mencapai dua hingga tiga tahun tanpa perlu perawatan berulang seperti filler wajah.

Dari sisi biaya, perawatan ini terbilang kompetitif. Harga promo Variofill dibanderol Rp900 ribu per cc, dengan harga normal berkisar Rp1,2 juta–Rp1,5 juta per cc. Satu box berisi 10 cc yang cukup untuk dua sisi bokong. Klinik Amethyst juga menyediakan program cicilan 0% hingga 24 bulan.

“Kalau dihitung, ini lebih murah dibandingkan filler wajah yang harus retouch setiap enam bulan. Ini cukup sekali perawatan, hasilnya bisa dinikmati bertahun-tahun,” ujar dr Boedi.

Ditambahan pula dr Citra Harto – Body Contouring Specialist Variofill diimpor dan didistribusikan secara resmi oleh Reuno Medical dan telah resmi terdaftar di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Selain menambah volume, Variofill juga efektif mengoreksi masalah hip dip— cekungan di bagian pinggul yang kerap membuat bentuk tubuh tampak kurang proporsional saat mengenakan pakaian ketat.

“Banyak pasien yang mengeluhkan sulit memilih pakaian karena bentuk bokong atau pinggul yang tidak sesuai keinginan. Setelah Variofill, mereka merasa lebih percaya diri, bahkan semakin semangat berolahraga,” tutur Sarah.

Perawatan ini terbuka untuk pria dan wanita dewasa mulai usia 25 tahun. Klinik Amethyst juga memastikan kenyamanan dan privasi pasien dengan menyediakan dokter perempuan dalam setiap prosedur.

“Efek sampingnya minimal, paling hanya memar ringan seperti saat pengambilan darah. Tapi secara umum aman, tanpa risiko migrasi filler atau efek samping berat,” tegas dr Boedi. (DEN)