PLN Terjunkan Personel Gabungan Guna Tingkatkan Keandalan Listrik di Kediri

oleh
Personel PLN gabungan tingkatkan keandalan listrik di Kediri.

KILASJATIM.COM, Kediri – Guna meningkatkan keandalan listrik di Kediri, personel gabungan  dari  Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kediri bersama UP3 Bojonegoro, Pasuruan, Gresik, dan Mojokerto serta Tim Pelayanan Teknik berkolaborasi melakukan grebek penyulang Sambungan Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20kV yang tersebar di 11 Unit Layanan Pelanggan (ULP) UP3 Kediri, Senin (23/3).

Grebek penyulang diikuti 108 personel yang terdiri dari Pegawai, Pengawas Jaringan dan Tim Pelayanan Teknik. Didukung dengan kekuatan armada antara lain 29 kendaraan pemeliharaan, 3 Skylift dan 3 Truk serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

“Kegiatan Grebek Penyulang Gabungan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan terutama di wilayah Kediri dan sekitarnya. Oleh karena itu, hal ini menjadi bentuk perhatian bersama terutama dalam penanganan Right Of Way,” jelas Henri Firdaus, Manager UP3 Kediri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/3).

Penanganan Right Of Way (ROW) diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada SUTT, SUTET dan SUTT Arus Searah untuk Penyaluran Tenaga Listrik.

BACA JUGA: Di Tengah Wabah Corona, PLN Tetap Siaga Pasokan Listrik Pelanggan

Penanganan ROW dilakukan untuk mengamankan jaringan listrik ke masyarakat. Salah satu yang belum terbebas dari ROW adalah pepohonan yang berada di sekitar tiang listrik. Pepohonan yang berada di sekitar tiang listrik perlu dilakukan pemangkasan dan penebangan karena sudah melewati jarak batas aman.

“Kegiatan kali ini menargetkan operasi untuk enam penyulang diantaranya Ngadiluwih, Grogol, Sanankulon, Kartini, Pasar Wage dan Sendangmulyo dengan total panjang jaringan 387.85 kms. Harapannya dengan bersihnya jaringan di sekitar penyulang dapat meningkatkan keandalan kelistrikan untuk Kediri dan sekitarnya, sehingga pelayanan untuk masyarakat pun semakin maksimal,” ungkap Henri.

Perkembangan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur tetap layak diwaspadai, namun hal ini tidak menyurutkan komitmen PLN UID Jawa Timur untuk terus menjaga keandalan pasokan dengan tetap mengedepankan prinsip kesehatan dan keselamatan seluruh personil yang turut terjun ke lapangan. (kominfo/kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *