Banyak Pembatalan Pemesanan, Anggota Asperda Merugi Puluhan Juta

oleh
Ilustrasi.

KILAJATIM.COM, Surabaya : Sebanyak 50 pengusaha atau pelaku usaha rental kendaraan yang resmi tergabun menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Rental Daerah (Asperda) Jawa Timur mengaku rugi puluhan juta rupiah akibat pembatalan pemesanan kendaraan seiring pandemi virus corona.

Edy Wijiono, Divisi Hukum dan Keamanan Asperda Jawa Timur mengatakan, sejak awal Maret order sepi, sampai kemudian pengumuman pemerintah soal virus corona malah semakin membuat bisnis yang kami kelola terpuruk. “Anggota menjerit karena pembatalan order,” terang Edy.

Selain pembatalan order, ditutupnya lokasi wisata juga menjadi satu di antara penyebab kerugian. “Karena masyarakat yang terlanjur order kendaraan akhirnya batal karena tujuan wisata yang sudah direncanakan sebelumnya ternyata ditutup. Rugi lumayan besar juga mereka,” tambah Edy.

Sementara di tempat berbeda, Purna Budi anggota Asperda Surabaya, pengelola Aswangga Transportation Sidoarjo juga mengeluhkan pembatalan order sebagai akibat penyebaran virus corona.

BACA JUGA: Waspada Corona, Okupansi Hotel Turun Hingga 35%

“Setelah penutupan lokasi wisata, pelanggan atau klien kami langsung membatalkan order. Kalau dihitung kerugiannya lumayan. Puluhan juta mungkin,” kata Budi.

Senada dengan itu, Wibi Wibisono pengelola Wibi Trans Surabaya melihat bahwa pembatalan order rental kendaraan satu diantara penyebabnya adalah maraknya penyebaran virus corona.

“Rugilah kita pasti. Penutupan lokasi wisata karena virus corona memang jadi penyebab masyarakat akhirnya tidak jadi bepergian, dan buntutnya rental kendaraan dibatalkan. Pasti rugi kita, rental batal sedangkan kendaraan tetap butuh perawatan kan, Rugi pasti kita,” pungkas Wibi. (kj1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *