Pijar Ilmu Program CSR Asuransi Astra Memberi Secercah Harapan Baru Siswa PAUD dan ABK Cahaya Bunda di Eks Lokalisasi Dolly

oleh

 

Kepala Cabang Asuransi Astra Cabang Surabaya, Harris Halim berada diantara siswa PAUD dan ABK Cahaya Bunda saat peresmian gedung bantuan CSR Pijar Ilmu Asuransi Astra di Surabaya Kamis (12/09/2019)

 

SURABAYA,kilasjatim,com: Program CSR bidang pendidikan Pijar Ilmu dari Asuransi Astra yang menyasar perkampungan Eks lokalisasi Dolly memberikan secercah harapan baru bagi sekitar 30 lebih anak didik usia PAUD dan 31 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang ada di sana..

Bagaimana tidak jika sebelumnya siswa Sekolah PAUD Cahaya Bunda dan Kelompok Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) ini menempati gedung dengan kondisi yang sangat jauh dari layak, kini memiliki bangunan gedung di bekas Wisma Anak Bangsa yang sudah direnovasi Asuransi Astra dan lebih layak untuk dijadikan sarana belajar mengajar.

Kepala Cabang Asuransi Astra Cabang Surabaya, Harris Halim mengatakan, kegiatan ini serentak dilakukan di 25 sekolah yang terbagi di beberapa kota. Surabaya salah satunya, dipilihnya lokasi di eks Dolly lantaran wilayahnya dekat dengan kantor Asuransi Astra Cabang Surabaya di Jl. Diponegoro.

“Setelah disurvey kami melihat disini ada kelompok belajar ABK sekitar 31 anak dan 30 siswa normal yang belajar di bangunan kurang layak. Setelah beberapa kali pertemuan akhirnya kami mendapat ijin dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk merenovasi gedung bekas Wisma Anak Bangsa untuk tempat belajar PAUD Cahaya Bunda,” kata Harris usai peresmian, Kamis (12/09/2019).

Bantuan yang diberikan Asuransi Astra dalam rangkaian HUT ke 63 serentak di seluruh cabang di Indonesia dalam program Pijar Ilmu.

Khusus untuk Surabaya memberikan bantuan merenovasi bangunan dan bantuan alat tulis sekolah. Sedangkan untuk honor pengajar dan yang lainnya tidak ikut andil.

Kita hanya revitalisasi sarana gedung saja, seperti membongkar salah satu kamar di lantai bawah dan pengecatan diluar dan didalam gedung agar lebih layak untuk sarana belajar,” papar Harris. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *