Petani Desa Mojodelik Bojonegoro Awali Tanam Padi Diiringi Tabuh Gamelan  

oleh
Petani di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro mengawali musim tanam padi dengan diiringi gamelan.

KILASJATIM.COM, Bojonegoro – Meski jamannya teknologi, petani di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro ini tidak meninggalkan tradisi. Setiap tahun saat mengawali musim tanam padi petani di desa tersebut masih menguri-uri tradisi nenek moyang.

Yakni menabuh gamelan dengan diiringi gending Jawa saat mengawali tanam padi di lahan bengkok kepala desa setempat. Iringan Gamelan Jawa ini mengiringi gerak dan langkah para petani yang sedang menanam padi (tandur), Minggu (2/2/2020).

Menurut Kepala Desa Mojodelik, Hj Yuntik Rahayu, tradisi tanam padi bersama yang dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda ini sudah ada sejak lama sebagai warisan secara turun-temurun.

“Luar biasa, mereka terlihat sayuk rukun dalam tandur ini. Dengan diiringi lantunan musik Jawa sampek selesai, ibu-ibu cukup antusias dan bersemangat. Terima kasih, semoga kebersamaan ini tetap terjaga,” ujarnya.

BACA JUGA: Dorong Sektor Pariwisata, Bupati Bojonegoro Launching Kalender Event 2020

Sementara itu tandur bareng tahun ini diikuti tak kurang dari 500 petani. Bahkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Posramil Gayam Sertu Salim, juga turun langsung bersama masyarakat lainnya menancapkan bibit padi di Tanah Kas Desa (TKD) atau bengkok.

Dalam kesempatan ini Babinsa Mojodelik Sertu Salim mengatakan, bahwa kegiatan dilakukan merupakan bagian dari tugas dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasemda pangan, yakni melaksanakan pendampingan petani bersama petugas pertanian mulai dari penyiapan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga panen mendatang.

“Pendampingan TNI di bidang pertanian ini, merupakan upaya membantu pemerintah dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan nasional,” katanya. (kominfo/kj25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *