Perempuan Enterpreneur Surabaya Deklarasikan Dukungan Untuk Machfud Arifin 

oleh -1.665 views

Etty Soraya Ketua Permata saatmsaat deklarasi dukungan untuk pencalonan Machfud Arifin sebagai Walikota Surabaya (kilasjatim.com/Nova)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Lebih dari seratus perempuan yang tergabung dalam Perempuan Entrepreneur Surabaya Mahfud Arifin (Permata) mendeklarasikan diri mendukung Machfud Arifin (MA) pada Pilwali Surabaya 2020, Senin (3/8/2020).

Ketua Permata Surabaya, Etty Ariaty Soraya mengatakan, perempuan enterpreneur di Surabaya yang bergabung dalam Permata siap memberima dukungan kepada Machfud Arifin pada pencalonan Wali Kota Surabaya mendatang.

“Kami memberikan dukungan penuh MA sebagai Wali Kota Surabaya,” kata Etty Ariaty Soraya dalam deklarasinya diikuti seratus anggotanya.

Permata siap menggalang kekuatan demi kemenangan alumnus Akpol tersebut. Mereka para ibu-ibu rumah tangga, guru dan dosen perempuan kreatif yang ikut menopang ekonomi keluarga.

“Kami harus tetap berdaya, apalagi di tengah pandemi. Lakukan dan ciptakan kreasi yang bernilai ekonomi. Kami para perempuan entrepreneur memimpikan pemerataan dan kemudahan aksebilitas usaha kami,” tegas Etty.

Machfud Arifin hadir bersama istrinya, Lita Machfud, yang merupakan pelaku UMKM dan pengurus Dekranasda.

Mendapat dukungan tersebut Machfud pun memberi dorongan dan support agar para entrepeneur perempuan itu terus berkontribusi untuk ekonomi keluarga.

“Kita harus saling mendukung. Pemerintah butuh perempuan entrepreneur seperti Permata ini untuk memberdayakan ekonomi warga. Saya akan permudah perizinan dan menempatkan pelaku ekonomi ini pada porsinya. dJangan ada investasi uang yang beredar lari,” kata Machfud.

Di hadapan pelaku entrepreneur perempuan Surabaya, MA juga berjanji akan membuat perubahan signifikan di bidang ekonomi kerakyatan. Salah satunya menjadikan pusat kota di Jalan Tunjungan dan Embong Malang mejadi sentra ekonomi kerakyatan.

Para entrepeneur, termasuk para perempuan itu, kata MA harus menjadi bagian dari pelaku ekonomi kreatif di pusat kota tersebut. Pasar Tunjungan yang saat ini mati akan dihidupkan kembali dengan konsep ekonomi kerakyatan modern.

Sementara itu dalam pertemuan tersebut, Lita Machfud juga mendukung penuh langkah para perempuan untuk terjun dalam usaha. Apalagi ini era digital yang membuka peluang siapa pun untuk berjualan.

“UMKM adalah ujung tombak ekonomi kerakyatan. Pelaku UMKM para perempuan tidak boleh ditinggal lari. Harus didampingi, dilatih, dibantu modal, hingga pemanasan. Harus ada event entrepeneur tahunan minimal berskala nasional di Surabaya,” tutup Lita. (kj2)

No More Posts Available.

No more pages to load.